Rabu, 18 Maret 2026

Berita Viral

Wanita Sopir Taksi Online Lawan Aksi 2 Gadis Begal, Setelah Ditusuk Sajam Korban Diteriaki

Geyflin Trise (45) berhasil menggagalkan aksi pembegalan yang dilakukan dua gadis belia tersebut.

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Wanita Sopir Taksi Online Lawan Aksi 2 Gadis Begal, Setelah Ditusuk Sajam Korban Diteriaki
KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Geyflin Trise (kiri) memberikan kesaksian di hadapan polisi dan awak media di Polres Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/7/2023) petang, saat sopir taksi online asal Jakarta itu berhasil menggagalkan aksi begal terhadap dirinya. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sopir taksi online perempuan bernama Geyflin Trise (45) melawan dua gadis begal yakni NPD (17) dan NAM (18) pada Jumat (21/7/2023) dini hari.

Geyflin Trise (45) berhasil menggagalkan aksi pembegalan yang dilakukan dua gadis belia tersebut.

Dua begal tersebut berupaya merampas mobil Geyflin saat tengah mengantarkan penumpang itu ke wilayah Cianjur, Jawa Barat.

Dilansir Kompas.com, Geyflin menceritakan detik-detik menegangkan dirinya hendak dibegal oleh NPD (17) dan NAM (18).

Peristiwa itu terjadi saat dirinya dalam perjalanan mengantar dua pelaku. Warga Tomang, Jakarta Barat, ini diancam sangkur oleh pelaku.

"Tiba-tiba ini anak (pelaku) yang duduk di belakang saya menempelkan sesuatu ke leher sambil bilang, 'Mati lu, mati lu'," ujar Geyflin di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Jumat.

Korban kemudian berusaha menjauhkan sangkur tersebut. Akibatnya, ibu dua anak ini mengalami luka sayatan di telapak tangan.

Meski demikian, Geyflin berusaha merebut senjata tajam itu. Namun, rekan pelaku langsung menusukkan senjata tajam lain ke tubuh korban sebanyak beberapa kali.

Hingga kemudian, korban berhasil merebut senjata tajam salah satu pelaku. Ia lalu melompat keluar dan meminta pertolongan warga.

“Warga awalnya mengira saya pelakunya karena pegang pisau dan diteriaki begal oleh salah satu pelaku. Setelah polisi datang ke lokasi, baru mereka percaya kalau saya korbannya,” ucapnya.

Tak curiga

Mengenai kejadian yang dialaminya, Geyflin mengaku awalnya tak mencurigai kedua penumpangnya.

Pasalnya, dua orang yang menaiki mobilnya adalah remaja wanita, berpenampilan sopan, dan terlihat ramah.

Kedua pelaku naik dari Pasir Jambu, Bogor, Jabar. Mereka meminta diantar ke daerah Cibeber, Cianjur.

"Ongkosnya sekitar Rp 300.000,” ungkapnya.

Walau harus ke luar kota, Geyflin menyanggupi orderan itu karena pertimbangan performa.

Sesaat sebelum mencapai titik tujuan, pelaku meminta Geyflin berhenti di tempat sepi.

Permintaan tersebut tak dituruti Geyflin. Ia lantas mencari tempat terang dan terdapat orang.

Pelaku ditangkap 

Para pelaku kini sudah ditangkap oleh polisi. Mereka juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaku, yakni NPD merupakan warga Bogor; sedangkan NAM warga Cianjur. Usai membegal driver taksi online, pelaku diringkus warga.

Dari pelaku, polisi menyita sejumlah barang, antara lain sebilah sangkur, belati, martil, dan kunci leter L.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, tersangka telah merencanakan pembegalan ini.

Untuk menyiapkan aksinya, mereka membeli senjata tajam. Lalu, mereka mengincar sopir taksi online. Korban dipilih secara acak.

Adapun mengenai motif, tersangka melakukan perbuatan tersebut karena desakan ekonomi.

"Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, karena harus menghidupi sendiri, sudah tidak dibantu keluarga. Pengakuannya baru kali ini dilakukan," ungkap Azhari, Jumat.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 ayat 4 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan. Mereka terancam hukuman seumur hidup atau penjara selama 20 tahun.

Sumber : Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved