Minggu, 22 Maret 2026

PUPR Provinsi Gorontalo

PUPR Gorontalo Minta Kontraktor Proyek Irigasi Tolinggula Koordinasi dengan BMKG, Ini Alasannya

Kadis PUPR-PKP Gorontalo Aries Ardianto mengamati lokasi pengerjaan irigasi sering terjadi hujan lebat. Ia mengkhawatirkan curah hujan bisa menghambat

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Risman Taharudin | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto PUPR Gorontalo Minta Kontraktor Proyek Irigasi Tolinggula Koordinasi dengan BMKG, Ini Alasannya
Ist
Penandatanganan kontrak kerja sama pengadaan barang dan jasa dengan Direktur CV Ayu Hulalo. Dihadiri kontraktor, Konsultan Pengawasan, Inspektorat Provinsi Gorontalo, Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Polda Gorontalo, serta Tim Teknis dari Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo meminta kontraktor pengerjaan proyek jaringan irigasi berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kadis PUPR-PKP Gorontalo Aries Ardianto mengamati lokasi pengerjaan irigasi sering terjadi hujan lebat. Ia mengkhawatirkan curah hujan bisa menghambat proses pengerjaan.

"Saya ingin mereka benar-benar memaksimalkan waktu, karena informasi yang masuk ke saya itu setiap harinya terjadi hujan di daerah tersebut," kata Aries Ardianto saat penandatanganan kontrak kerja sama pengadaan barang dan jasa dengan Direktur CV Ayu Hulalo, Jumat (14/7/2023).

Aris pun menyarankan kontraktor bisa mengambil data dari BMKG, agar bisa memperhitungkan kebutuhan tenaga kerja pada rehabilitasi jaringan irigasi tersebut.

Sebagaimana diketahui, pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara menggunakan pembiayaan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 6,1 miliar.

Alokasi anggaran termasuk pekerjaan pasangan batu sepanjang 3,9 kilometer,platducker, siphon, hingga pembuatan jalan inspeksi.

Aries berharap, pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Tolinggula selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat kualitas sesuai kesepakatan 160 kalender kerja.

"Pendanaan pekerjaan ini kan dari dana alokasi khusus yang mempunyai batas waktu dalam pengelolaan kontraknya. Kami harap kontraktor bisa memaksimalkan waktu pekerjaannya hingga Desember," tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved