Breaking News

Berita Viral

Cara Bule Asal Bulgaria Bobol ATM di Yogyakarta, Hanya Pakai software Uang Keluar Sendiri

Dua warga negara Bulgaria berinisial PL(35) dan PI (55) melakukan pembobolan  ATM di Yogyakarta pada Jumat (14/7/2023)

Editor: Aldi Ponge
KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO
Pelaku bobol ATM asal WN Bulgaria saat rekonstruksi di boks ATM Jalan Katamso, Kota Yogyakarta, Kamis (13/7/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Dua warga negara Bulgaria berinisial PL(35) dan PI (55) melakukan pembobolan  ATM di Yogyakarta pada Jumat (14/7/2023)

Mereka membobol ATM menggunakan software. Hal ini menjadi perincangan di media sosial.

Unggahan Kompas.com di Twitter pada Jumat (14/7/2023) mengenai kasus ini juga menjadi salah satu postingan yang mendapat banyak respons dari warganet.

Ada beragam respons warganet mengenai kasus pembobolan tersebut yang disampaikan di kolom komentar.

"Mantap, berarti bugnya terlalu mudah untuk dicari," tulis akun dengan nama @gerbongbagasi.

"Lagian keamanan ATM di indo lembut banget, pake windows XP. Padahal di web gelap luar negri sono udh banyak yg jualan software bobol windows jadul kek gitu, rasa harga grosir dijual murah. minimal ya jangan windows jadul, apalagi security windows jadul udh stop updt ama windows," kata akun @KiriyaRoastuber.

"Atm di Indo masih ada yg pake windows xp," komentar akun dengan nama @abdprstw.

"Modus bobol orang luar di indo Bajak software, pake fake card, dll. Kalo warga lokal paling pake ganjel korek atau ga tongkat ular," tulis akun @cashhandlerr.

Berikut 6 fakta mengenai kasus tersebut:

1. Pelaku memakai visa wisata

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (14/7/2023), dua warga negara Bulgaria yang melakukan pembobolan tersebut berinisial PL(35) dan PI (55).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta AKP Archye Nevada mengatakan, kedua pelaku masuk ke Indonesia menggunakan visa wisata.

Keduanya datang ke Indonesia pada 13 Juni 2023 dan melakukan pembobolan ATM di Jalan Katamso, Yogyakarta pada 19 Juni 2023.

"Jadi berdasarkan bukti paspor dan keterangan dari pelaku, mereka menggunakan visa wisata untuk datang ke Indonesia," ujarnya.

2. Beraksi tak hanya di Yogyakarta

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved