Pemkot Gorontalo

2 Alasan Air PDAM Kota Gorontalo Sering Mati Menurut Marten Taha

Beberapa warga Kota Gorontalo mengeluh karena saluran air milik PDAM Kota Gorontalo sering mati. 

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
Wali Kota Gorontalo Marten Taha memberikan penjelasan soal kondisi air PDAM Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Beberapa warga Kota Gorontalo mengeluh karena saluran air milik PDAM Kota Gorontalo sering mati. 

Menurut Wali Kota Gorontalo Marten Taha, penyebab pertama karena proses pembangunan tambahan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM).

"Karena adanya pembangunan SPAM ini, air mengalami pasang surut," kata Marten Taha kepada TribunGorontalo dalam program Lebih Dekat, Sabtu (1/7/2023).

Namun, Marten Taha juga mengakui ketersediaan air memang tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Memang kapasitas (air) belum memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat," tambahnya. 

Alasan kedua, kebijakan sistem buka tutup jadi penyebab seringnya saluran air mati. 

Marten Taha pun memastikan jika seluruh pengerjaan proyek SPAM selesai, kebutuhan air bersih masyarakat Kota Gorontalo dapat terpenuhi. 

"Rencananya akhir Juli atau awal Agustus 2023 ini sudah bisa beroperasi," imbuhnya.

Pemerintah Kota diketahui memiliki empat SPAM. Masing-masing tersebar di Tanggilingo, Dumbo Raya, Sipatana, dan Dungingi. 

Baca juga: VIDEO Marten Taha Bicara Transformasi Pendidikan Berbasis Teknologi di Kota Gorontalo

Akan tetapi, keempat SPAM ini disebut belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Gorontalo.

Karena itu pemerintah Kota Gorontalo membangun SPAM di Dungingi dan Dumbo Raya.

Pembangunan menggunakan dana PEN itu sudah berjalan sejak tahun 2022. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved