Wisuda Siswa PAUD
Wisuda Siswa PAUD di Kabupaten Gorontalo Tetap Digelar, Fory Naway: Mohon Maaf Pak Penjagub
Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo itu mengakui jika wisuda siswa PAUD tersebut tidak bisa dibatalkan sebab sudah direncanakan jauh-jauh hari.
Penulis: Fadri Kidjab | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Fory Naway mengaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya terkait pelaksanaan wisuda siswa PAUD hari ini, Senin (26/6/2023).
"Saya sudah sampaikan mohon maaf pak penjagub karena baru sekarang disampaikan aturan," kata Fory Naway saat memberikan sambutan dalam penamatan peserta didik PAUD Menara Ilmu angkatan XV, Senin (26/6/2023).
Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo itu mengakui jika wisuda siswa tersebut tidak bisa dibatalkan sebab sudah direncanakan jauh-jauh hari.
Menurutnya, acara wisuda sudah direncanakan oleh orangtua peserta didik tanpa intervensi pihak sekolah maupun Bunda Paud.
Apalagi PAUD Menara Ilmu merupakan TK terbesar di Kabupaten Gorontalo, sehingga pihaknya sulit menahan keinginan gotongroyong orangtua untuk memeriahkan acara tersebut.
Sebab, para peserta didik yang masih belia itu baginya membutuhkan perlindungan, perhatian, dan kasih sayang dalam mendukung resepsi penamatan pembelajaran sekolahnya.

Hanya saja pemakaian toga memang diakuinya tidak bisa lama-lama dikenakan anak-anak.
"Kami juga sering pakai toga. Jadi kalau anak-anak agak sulit. Tidak boleh diperlama dari segi pemakaiannya," tandas Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo tersebut.
Pantauan TribunGorontalo.com, agenda penamatan peserta didik PAUD Menara Ilmu begitu meriah.
Sedikitnya 66 siswa telah menyelesaikan studinya. Tampak senyum ceria di wajah mungil mereka kala mengikuti prosesi penyerahan buku laporan pertumbuhan dan perkembangan anak tahun pelajaran 2022-2023 di Gedung Misfalah Limboto itu.
Acara berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 12.00 Wita. Para peserta didik unjuk kebolehan melalui atraksi hingga pelafalan ayat-ayat suci Al-Qur'an disertai terjemahannya.
Prosesi wisuda juga dihadiri para orangtua siswa yang memadati gedung.
Senyum sumringah terlukis di wajah mereka menyaksikan anak-anaknya berdiri di atas panggung dengan jubah hitam ala-ala wisudawan.
Sebelumnya, Pj Ismail Pakaya telah menyampaikan larangan pelaksanaan wisuda siwa di Gorontalo.
Meski sebetulnya, kewenangan larangan itu hanya sampai pada level SMA dan SMK hingga SLB. Sekolah di bawah level itu kewenangannya ada di bupati maupun wali kota masing-masing daerah. (*)
Ingin Dapat Bantuan Modal Usaha Gratis? Daftar TKM Pemula 2025 Sekarang, Pendaftaran Diperpanjang! |
![]() |
---|
Tiga ASN Tewas dalam Kebakaran Gedung DPRD Makassar: Nama-Nama Korban Terungkap |
![]() |
---|
Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Hari ini 30 Agst 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan |
![]() |
---|
Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius Hari ini 30 Agts 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan |
![]() |
---|
Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Hari ini 30 Agst 2025: Cinta, Karier, hingga Keuangan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.