Kebakaran Gorontalo

4 Fakta di Kebakaran Gorontalo yang Hanguskan Gudang Sepatu dan 5 Rumah Warga

Pemadam kebakaran (damkar) kewalahan memadamkan api hingga berjam-jam. Total nyaris 60 jam baru api bisa dipadamkan. 

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 4 Fakta di Kebakaran Gorontalo yang Hanguskan Gudang Sepatu dan 5 Rumah Warga
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Seorang petugas damkar berupaya memadamkan kebakaran Gorontalo yang terjadi Jumat 16 Juni 2023 lalu. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Terdapat beberapa fakta kebakaran yang terjadi Jumat dini hari, 16 Juni 2023 di Jl Teuku Umar, Kelurahan Limba, Kota Selatan Gorontalo

Pemadam kebakaran (damkar) kewalahan memadamkan api hingga berjam-jam. Total nyaris 60 jam baru api bisa dipadamkan. 

Itupun, masih ada percikan-percikan api yang masih terjadi. Hingga berhari-hari, asap kelabu masih terus membubung dari lokasi kebakaran. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemerintah Larang Kegiatan Wisuda Siswa di Gorontalo, Ada Sanksi Kalau Sekolah Ngeyel

Berikut fakta-fakta yang dirangkum TribunGorontalo.com pada peristiwa kebakaran tersebut:

1. Damkar Semprotkan Ribuan Ton Air

Saat proses pemadaman, personil Damkar yang bertugas saat itu menggunakan sebanyak ribuan ton air.

Koordinator Damkar Kota Gorontalo Muhammad Luthfi menjelaskan, tiap mobil Damkar yang disediakan untuk memadamkan api di gudang sepatu dan pakaian itu terisi air sebanyak 300 ton.

Terdapat sekitar 11 mobil Damkar yang dikerahkan saat proses pemadaman berlangsung.

"Kami gunakan air itu sekitar 120 ton perjam, sedangkan kita memadamkan api 24 jam non stop," ungkap Luthfi.

Artinya, dalam kurun waktu 24 jam, pihak damkar menggunakan air untuk memadamkan api sebanyak 2.880 ton air.

2. Api Padam dalam Waktu 60 Jam

Menurut Luthfi, waktu pemadaman api di gudang Utama Shoes Gorontalo itu memakan waktu selama 60 jam lebih.

3. Kebakaran Terbesar di Gorontalo dalam 10 Tahun Terakhir

Ini adalah kebakarang terbesar di Gorontalo dalam 10 tahun terakhir. Ribuan ton air ditumpahkan dan puluhan jam waktu pemadaman. 

"Ini kebakaran yang terbesar, dan yang paling sulit dipadamkan," ujar Luthfi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved