eSport
Paling Sakit! Ini Rekomendasi 5 Senjata PUBG MOBILE untuk Pemain eSport Pemula
Seorang atlet eSport berjuluk Ponbit atau Teuku Muhammad Kausar membocorkan sejumlah senjata tersebut. Ponbit merupakan anggota tim BOOM eSports.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1762023_PUBG_eSport_Senjata.jpg)
Untuk pertempuran jarak dekat atau close combat, Ponbit merekomendasikan senjata UMP45 atau yang sering disingkat UMP.
Senjata berjenis Submachine Gun (SMG) ini memang terbukti sebagai salah satu senjata jarak dekat yang digemari pemain karena kestabilannya.
“UMP45 bisa menjadi senjata kedua yang kita bawa, karena sangat enak (digunakan) untuk close combat,” saran Ponbit.
4. UZI
Selain UMP, Ponbit juga menyarankan Micro UZI (atau sering disingkat UZI) sebagai pilihan lain senjata close combat.
Pasalnya, UZI merupakan senjata dengan rate of fire tertinggi di antara seluruh senjata jenis SMG yang ada di PUBG MOBILE saat ini.
“(UZI) ini juga salah satu senjata yang sangat enak untuk pemula, karena kita tidak perlu nge-scope dan sangat cocok untuk close combat,” ujar Ponbit.
5. DBS
Rekomendasi terakhir dari Ponbit adalah DBS. DBS memang merupakan salah satu senjata yang sedang “naik daun” tahun ini dan dipakai oleh banyak pemain profesional di berbagai regional.
Ponbit sendiri mengakui bahwa DBS adalah senjata yang sangat ditakuti saat ini, karena terkadang, satu hit dari DBS dapat langsung menjatuhkan musuh.
“Terkadang hanya satu hit bisa langsung knock. Kalian juga sangat bisa pakai DBS di (mode) klasik di saat nge-rush rumah atau saat sedang di dalam kota,” ujarnya.
Ponbit memberikan sedikit tips tambahan untuk pemain pemula PUBG MOBILE yang ingin mengasah kemampuan dalam bermain.
“Untuk kalian yang pemula, kalian bisa coba setting sensitivitas senjatamu dahulu di pengaturan. Jika bingung, kalian bisa cari opsi sensitivitas pro-player yang kamu suka untuk dicoba, tergantung lagi mana yang cocok (dengan kalian). Intinya, sering-sering saja main PUBG MOBILE. Kita bisa karena biasa,” tutup Ponbit. (*)