Vinicius Jr Takkan Hengkang dari Real Madrid Hanya Gara-gara Rasisme

Vinicius Jr masih satu-satunya pemain Real Madrid saat ini paling banyak mengalami pelecehan verbal di Spanyol.

|
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Vinicius Jr Takkan Hengkang dari Real Madrid Hanya Gara-gara Rasisme
Kolase TribunGorontalo.com
Vinicius Jr mendapat dukungan dari Real Madrid di tengah polemik rasisme. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Vinicius Jr masih satu-satunya pemain Real Madrid saat ini paling banyak mengalami rasisme di Spanyol.

Meski demikian, pemain timnas Brasil itu tak berniat hengkang dari Real Madrid hanya gara-gara rasisme.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Fabrizio Romano, Vinicius masih ingin bertahan dan melawan rasisme bersama Real Madrid.

Klub selalu mendukungnya. Ia telah menemukan respon positif dari sepak bola, media sosial dan pendukung mereknya, Nike. Hal itu bisa membawanya menjadi citra kampanye anti-rasisme.

Beberapa waktu lalu, Presiden Klub Real Madrid menemui langsung Vinicius.

Florentino Perez bahkan telah mengeluarkan statement tegas terhadap pelaku rasisme yang dianggap menjijikan itu.

Klub sepenuhnya menyadari bahwa Vinicius selayaknya pemain lain yang tidak bisa hidup dengan situasi bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar koeksistensi.

Vinicius Jr sejatinya telah memperbaharui kontraknya musim panas lalu hingga 2027.

Banyak rumor beredar menyebut sang pemain mengancam akan hengkang.

Baca juga: Lagi! Striker Real Madrid Vinicius Jr Dapat Perlakuan Rasisme Fans Valencia

Marca melaporkan, Vini tidak pernah berpikir untuk pergi.

Benar bahwa ketegangan tumbuh di setiap pertandingan. 

Tetapi Vinicius masih percaya dan berharap bahwa situasinya akan berubah suatu saat.

"Merek Nike akan menggunakan citranya dalam kampanye melawan rasisme yang akan diluncurkan dalam beberapa hari mendatang di Spanyol, dengan penekanan khusus pada Madrid dan Valencia," tulis Marca seperti dikutip TribunGorontalo.com, Rabu (24/5/2023).

Kejadian di Mestalla tentu saja bukan kali pertama bagi Vinicius. Yel-yel bernada pelecehan verbal sudah dirasakannya berulang kali.

Namun, baru kali ini sang pemain merasakan gejolak begitu besar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved