RT Terjerat Narkoba
Soal Kasus Narkoba yang Menjerat Risman Taha, Adhan Dambea Peringati Polda Gorontalo tak 'Main Mata'
Adhan Dambea yang merupakan anggota Parlemen Puncak Botu itu bergegas menelpon penyidik Polda Gorontalo.
Penulis: Risman Taharudin | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Adhan Dambea turut mengomentari kasus narkoba yang kini menjerat Risman Taha, eks Ketua DPRD Kota Gorontalo.
Adhan Dambea yang merupakan anggota Parlemen Puncak Botu itu bergegas menelpon penyidik Polda Gorontalo.
"Saya telepon penyidiknya (Polda Gorontalo), saya bilang jangan ini perkara kalian akan bikin 86,” ancam Adhan, Senin (23/5/2023).
Kode 86 yang dimaksud Adhan Dambea adalah praktik curang untuk menutup kasus dengan cara ‘main mata’.
“Kalau kalian bikin 86, maka saya termasuk orang yang akan membuat ribut,” tegas Adhan lagi.
Eks Wali Kota Gorontalo periode 2008-2013 ini meminta agar Polda Gorontalo menuntaskan kasus ini hingga bisa melahirkan keadilan.
Ia juga meminta Polda Gorontalo transparan dan terbuka terkait pemeriksaan kasus terhadap RT.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo meminta KPU dan BNN harusnya berkoordinasi terkait hal ini. Meski sebetulnya Adhan merasa prihatin dengan apa yang dialami Risman Taha.
"Saya merasa prihatin atas apa yang menimpa tokoh masyarakat itu, walaupun ini sementara berproses di Polda," tuturnya.
Sebelumnya, politisi Gorontalo, Risman Taha resmi ditahan polisi atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.
Risman Taha menggunakan baju oranye bertuliskan "Tahanan Polda Gorontalo", Selasa (23/5/2023).
Eks anggota DPRD Kota Gorontalo ini hanya tertunduk saat digiring ke ruang konferensi pers Polda Gorontalo.
Tidak sendiri, Risman Taha ditahan bersama dua pria yang diduga terlibat penggunaan narkoba bersamanya.
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Angesta Romano Yoyol menjelaskan, bahwa pihaknya dalam kasus itu turut menyita sejumlah barang bukti.
"Ada 3 paket (saset) kecil dan tempat bekas penggunaan," tegas Angesta.
Risman Taha Menangis
Polda Gorontalo memberi waktu Risman Taha berbicara langsung kepada wartawan terkait kasus narkoba yang menjeratnya.
Namun, bukannya memberi penjelasan, Risman Taha yang diberi pelantang (microphone) oleh polisi, justru menangis.
Tangisan Risman Taha seketika pecah, membikin hening ruang Konferensi Pers Polda Gorontalo, Selasa (23/5/2023).
Karena itulah, polisi lantas mengurungkan niat untuk memberi kesempatan Risman Taha bicara.
Namun, kalimat yang sempat disampaikan Risman Taha adalah, bahwa dia dalam kasus ini hanyalah korban.
"Saya ini korban," kata Risman yang saat itu membelakangi para wartawan polisi.(*)
Terungkap Kronologi Penangkapan Risman Taha dalam Kasus Narkoba, Hasil Pengembangan Kasus |
![]() |
---|
Pengacara Percaya Risman Taha Hanya Korban Pengedaran Narkoba: Sempat Ditawari Tapi Menolak |
![]() |
---|
Risman Taha Menangis di Polda Gorontalo, Mengaku Hanya Korban dalam Kasus Narkoba |
![]() |
---|
Eks Ketua DPRD Kota Gorontalo Risman Taha Tersandung Kasus Narkoba, Kini Ditahan Polda |
![]() |
---|
Breaking News: Risman Taha Berbaju Oranye, Ditahan Polda Gorontalo Atas Kasus Narkoba |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.