Liga Champions
Hadapi Manchester City di Final Liga Champions, Lautaro Martinez Jadi Penentu Kemenangan Inter?
Mantan presiden Inter Milan Massimo Moratti sebut Lautaro Martinez dapat membantu skuat Nerazzurri menang di Final Liga Champions melawan Man City.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Inter Milan akan berhadapan dengan Manchester City dalam babak Final Liga Champions musim 2022-23 di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul, Turki pada 11 Juni 2023 pukul 02.00 WIB mendatang.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Football Italia pada Sabtu (20/5/2023), mantan presiden Inter Massimo Moratti yakin Striker Argentina Lautaro Martinez bisa menjadi penentu nasib Nerazzurri di Final Liga Champions melawan Manchester City.
Simone Inzaghi mengantar Inter ke final Liga Champions pertama mereka dalam lebih dari satu dekade setelah menang agregat 3-0 atas rival sekota mereka, AC Milan di babak semifinal pada Rabu (17/5/2023) lalu.
Inter adalah underdog yang jelas menuju final Liga Champions.
Baca juga: Lautaro Martinez Disebut Jadi Pemain Penentu Semifinal Liga Champions Inter Vs AC Milan
Namun banyak yang menyoroti berbagai cara yang bisa dilakukan Inter untuk mengatasi peluang melawan Manchester City asuhan Pep Guardiola, tim yang putus asa untuk mengamankan gelar pertama mereka di kompetisi.
Berbicara kepada TMW, Moratti pertama kali bereaksi atas kemenangan Inter di semifinal Liga Champions atas Milan.
“Itu adalah dua pertandingan yang memberi cahaya sepanjang musim. Di masa depan, di atas semua dua pertandingan melawan Milan ini yang akan dikenang. Maka jangan bicara tentang final, anggap saja tidak terjadi apa-apa." kata Moratti.
“Dua pertandingan ini telah memberikan memori dan sejarah bagi tim musim ini, sangat penting dan indah, terutama 20 menit pertama leg pertama, yang menentukan tidak hanya untuk gol, tetapi juga untuk keunggulan yang menciptakan kompleks besar di Milan." lanjutnya.
Baca juga: Peluang hingga Prediksi Skor dan Susunan Pemain Napoli Vs Inter Milan di Serie A Liga Italia
Moratti menyatakan bahwa kemenangan ini adalah balas dendam atas kekalahan Inter di Liga Champions dari AC Milan pada tahun 2003.
"Tentu. Ada hal yang sama yang dipertaruhkan, saat itu berjalan buruk, kali ini berjalan dengan baik, sebenarnya. Saya akan mengatakannya dengan sangat baik, dalam arti tidak ada keraguan siapa yang harus pergi ke final.” sebut Moratti.
Moratti juga berkomentar tentang apa artinya bagi Nerazzurri untuk kembali ke babak final Liga Champions setelah 13 tahun.
“Merupakan kepuasan yang luar biasa, kegembiraan yang luar biasa melihat para penggemar sangat gembira dan dalam hal apa pun berada di antara dua tim teratas di Eropa adalah hal yang indah." ungkap Moratti.
Baca juga: AC Milan Gagal ke Final Liga Champions, Begini Penyesalan Stefano Pioli setelah Kalah dari Inter
“Ini memiliki arti yang luar biasa karena ini adalah sepak bola, Liga Champions adalah gelar terpenting dalam olahraga ini, jadi bisa berpartisipasi di final membuat Anda sangat bangga.” imbuhnya.
Lebih lanjut, saat ditanya apakah Lautaro bisa meniru karya Diego Milito di final Liga Champions, Moratti menjawab:
“Dalam tradisi itu akan menjadi hal yang indah dan sangat cocok, sepak bola memberikan hal-hal ini. Lautaro memiliki karakter, kelas, dan kemampuan untuk membantu Inter menang."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Selebrasi-Lautaro-Martinez-pada-Liga-Italia-Serie-A-Inter-Milan-vs-Salernitana.jpg)