Johnny Plate
Menkominfo Johnny Plate Jadi Tersangka - Nasdem Yakin Tak Bermuatan Politis
Partai Nasdem yakin penetapan tersangka Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate tidak bermuatan politis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/170523-plate.jpg)
Johnny Gerard Plate atau Johnny G Plate lahir di Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 10 September 1956.
Dia menghabiskan masa kecil hingga sekolah menengah atas di Manggarai, NTT.
Dia tercatat pernah bersekolah di Sekolah Dasar Negeri 1 Reo, Manggarai, antara 1962 sampai 1968.
Johnny lantas melanjutkan pendidikan ke SMP St Pius XII Kisol, Manggarai, pada 1968 sampai 1971.
Setelah itu Johnny berhasil masuk ke SMAN 1 Ruteng, Manggarai pada 1971 dan lulu pada 1974.
Johnny sempat menempuh pendidikan sebagai taruna pada Akademi Ilmu Pelayaran RI (1974-1977).
Setelah itu Johnny melanjutkan pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi, Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta (1981-1986).
Setelah lulus sebagai sarjana, Johnny lantas masuk ke dunia bisnis. Johnny mulanya berbisnis alat-alat perkebunan di awal 1980-an.
Bisnisnya sukses lantaran saat itu sedang marak pembukaan lahan untuk perkebunan di Kalimantan dan Papua.
Johnny lantas mengembangkan bisnisnya dan mulai terjun ke sektor transportasi.
Johnny tercatat pernah bekerja di PT Anugrah Group sebagai Finance Department (1982-1992) dan Operation Manager (1992-1996).
Karier
- Deputy President PT Dwipangga Group pada 1996 sampai 1998
- Direktur Utama PT Gajendra Adhi Sakti pada 1998-2000
- Komisaris PT PJB Power Service (2005-2011)
- Group CEO Bima Palma Group (2005-2013)
- Komisaris PT Air Asia (2005-2013)
- Chairman PT Mandosawu Putratama Sakti (2006-2013)
- Komisaris Utama PT Aryan Indonesia (2007-2013)
- Direktur Utama PT Air Asia Investama (2012-2013)
Saat berkecimpung di dunia bisnis, Johnny lantas melirik dunia politik.
Karier politiknya dimulai ketika ia bergabung dengan Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan PKDI Jakarta (2010-2013), dan Ketua Mahkamah PDKI (2012-2013).
Lantas pada 2013, Johnny pindah ke Partai Nasdem. Di Partai Nasdem, Johnny sempat menjabat Ketua Departemen Energi SDA dan Lingkungan Hidup DPP NasDem pada 2014-2019.
Johnny kemudian melenggang menjadi Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem pada periode 2013-2017.
Saat itu Johnny menjabat sebagai Anggota Komisi IX yang membidangi Makro Ekonomi, Moneter, Keuangan, Pasar Modal dan Perbankan Nasional. Ia juga menjadi Anggota Badan Anggaran DPR-RI.