Liga Champions
Rating Pemain Real Madrid Vs Manchester City: Vinicius Brilian, Benzema Kehilangan Sentuhan
Real Madrid hanya bisa menahan imbang Manchester City di laga semifinal leg pertama Liga Champions 2022/2023 di Santiago Bernabeu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Vini-Liga-Champions.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Gemilang lagu Liga Champions UEFA kembali menggema di Estadio Santiago Bernabeu hari ini, Rabu (10/5/2023).
Pertandingan leg pertama babak semifinal kompetisi ini berakhir imbang 1-1.
Sejatinya prospek Real Madrid dan Manchester City berhadapan sebagian besar telah dibicarakan sebagai dua tim terbaik di dunia yang saling berhadapan.
Pertandingan pada hari ini pun tidak mengecewakan.
Vinicius Jr membuka skor lewat gol indah di babak pertama, tetapi tim Inggris justru memegang kendali penuh sebagian besar pertandingan.
The Citizens membalikan asa di babak kedua melalui Kevin de Bruyne.
Gelandang internasional Belgia itu menyamakan skor 1-1 pada menit ke-67.
Sepakan keras dari luar kotak penalti tak mampu dibendung kiper Los Blancos, Thibaut Courtois.
Skor imbang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Arthur Dias.
Berikut rating pemain starting eleven Real Madrid versus Manchester City versi TribunGorontalo.com:
Thibaut Courtois—8
Thibo Courtois termasuk salah satu pemain terbaik di laga ini.
Beberapa penyelamatan krusial termasuk menggagalkan peluang Kevin De Bruyne dari dalam kotak penalti.
Terlepas dari kebobolan, Courtois berhak mendapat apresiasi di laga ini.
Dani Carvajal—8
Aksi Dani Carvajal yang terus berproduksi di pertandingan-pertandingan besar.
Ia terus menahan gempuran Jack Grealish dan membantu lini serang dengan melakukan overlap di belakang pemain sayap.
Antonio Ruediger—9
Ini harus menjadi malam yang besar bagi Ruediger.
Didapuk sebagai pelapis Militao yang harus absen. Ia cukup efektif mengunci pergerakan Haaland.
Ruediger terus menempel Haaland di sepanjang pertandingan.
Bek internasional Jerman ini tidak pernah membiarkan pemain Norwegia itu lepas dari pandangannya.
Alhasil Haaland tidak mencetak gol tapi Real Madrid bagaimanapun kebobolan di babak kedua.
David Alaba—8
David Alaba tak bisa dikatakan bermain buruk.
Ia beberapa kesempatan melakukan tekel bersih, termasuk menggagalkan tembakan Haaland ke mulut gawang.
Alaba bermain solid sebagai tim. Ia konsisten menjaga performa dan konsentrasi selama 90 menit.
Kombinasi antara dirinya, Camavinga, Kroos, Modric.
Ia juga membantu Vinicius di sayap kiri, sehingga pemain Brasil itu leluasa masuk ke tengah.
Eduardo Camavinga—8
Camavinga lagi-lagi tampil impresif. Duel antara dia dan Bernardo adalah salah satu pertarungan yang menentukan dalam permainan.
Pemain berusia 20 tahun itu sering keluar sebagai pemenang.
Tekel bersih, sentuhan cepat, dan gerakan melepaskan bola selalu membuat perbedaan.
Ia menyelesaikan permainan dengan 5 tekel bersih dan 3 umpan kunci.
Toni Kroos—7
Ada sedikit keraguan tentang formasi Ancelotti yang memasang Toni Kroos sebagai gelandang poros.
Namun gelandang 33 tahun itu mampu tampil mengagumkan.
Kuat dalam tekel dan dalam beberapa kesempatan mengimbangi kekuatan pemain seperti Haaland, De Bruyne, atau Bernardo untuk membantu tim memenangkan bola kembali.
Ia juga pemain penting tim dalam membangun serangan dari bawah.
Pergerakannya sering beralih ke posisi bek kiri untuk mendapatkan bola. Ia sekaligus mengisi pos yang ditinggalkan Camavinga yang sesekali bertugas sebagai gelandang pengangkut air.
Fede Valverde—7
Memenangkan semua duel darat dan udara.
Melawan Akanji, ia berhasil menuntaskan satu dribel di mana ia meghalangi Akanji. Tetapi gagal menemukan Benzema pada operan terakhir.
Secara penampilan, ia cukup solid dan tenang dan membuat lini tengah lebih hidup.
Luka Modric—6
Peran Kuka Modric di laga ini tak begitu mendominasi seperti biasanya.
Perubahan besar dari taktik Ancelotti memaksa pemain tertua Los Blancos ini harus bermain lebih defensif.
Ia terus berlari dan mencoba memotong jalur serangan the Citizens.
Modric sedikit kewalan di babak pertama, beruntungnya ia cukup membaik setelah turun minum.
Rodrygo—8
Pemain satu ini tak kenal lelah di bawah tekanan City.
Kekuatan fisiknya sering menebar ancaman bagi tim asuhan Pep Guardiola.
Dribblingnya yang mulus dan insting menyerangnya menjadi kekuatan positif Los Blancos.
Setiap kali dia menguasai bola, hampir selalu membuka pertahanan City.
Meskipun gagal mencetak gol, ia beberapa kali mencoba melepaskan tembakan terukur.
Vinicius Junior—9
Vincius Junior layak diberikan lencana bintang besar hari ini.
Aksi brilian dengan gol spektakuler dari luar kotak penalti membuat publik Santiago Bernabeu bergemuruh pada paruh pertama laga.
Ia beberapa kali memenangkan duel melawan Walker.
Pemain Brasil itu sempat mengubah pola permainannya untuk menyeret Walker keluar.
Ia kerap melakukan sentuhan tajam yang cepat guna menghindari marking dari bek sayap City.
Karim Benzema—6
Pertandingan kali ini bukan milik Benzema.
Ia sedikit kehilangsn sentuhan magisnya.
Penampilan kapten Los Blancos itu tak cukup menjanjikan.
Benzema tak banyak membuat pergerakan berarti di sepertiga akhir.
Benzema memang sangat kurang mendapatkan servis, tetapi perannya di lini serang membuka cukup ruang bagi Vini dan Rodrygo.
Real Madrid dan Manchester City sama-sama memiliki kans menuju final Liga Champions.
Namun El Real butuh perubahan besar di leg kedua jika ingin mengunci satu tempat di Stadion Olimpiade Ataturk Istanbul. (*)