Selasa, 17 Maret 2026

Fakta Pertemuan Jokowi dengan 6 Ketum Partai Politik: NasDem Tak Diundang hingga Apa yang Dibahas

Berikut fakta-fakta pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan enam ketua umum (Ketum) partai politik pendukung pemerintah.

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Fakta Pertemuan Jokowi dengan 6 Ketum Partai Politik: NasDem Tak Diundang hingga Apa yang Dibahas
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Mardiono (dari kiri ke kanan) berfoto bersama seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/5/2023) - Berikut fakta-fakta pertemuan Presiden Jokowi dengan para Ketum Parpol pendukung pemerintah, NasDem mengaku tidak mendapat undangan. 

"Titipan besar bahwa kita harus rukun, kita harus kompak demi kepentingan negara, intinya itu," jelas Prabowo.

Sementara itu, Plt Ketum PPP, Muhamad Mardiono, mengatakan dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan agar Pileg dan Pilpres harus bisa dinikmati oleh rakyat.

Sehingga, bonus demografi yang dimiliki Indonesia bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Pembahasan tadi menyebut bahwa pesta demokrasi benar-benar harus bisa dinikmati oleh rakyat dan kemudian juga hasilnya itu nanti untuk menyongsong bonus demografi," ujarnya.

Jokowi Titip Soal Ekonomi Indonesia

 

Lima Ketum Parpol Koalisi Pemerintah (dari kiri ke kanan): Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, dan Muhammad Mardiono, usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam
Lima Ketum Parpol Koalisi Pemerintah (dari kiri ke kanan): Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, dan Muhammad Mardiono, usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam (Tribunnews/Taufik Ismail)

 

Ketua Umum Geridra, Prabowo Subianto mengatakan, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi memberikan pesan terkait ekonomi Indonesia.

"Kami membahas perkembangan terakhir bidang ekonomi, ramalan semua negara besar, ramalan World Bank, IMF, semua bahwa Indonesia benar-benar punya potensi benar-benar untuk menjadi negara maju," ujarnya.

Prabowo menambahkan, bahwa saat ini ekonomi Indonesia berada di urutan ke-16 besar dunia.

Dia mengatakan, ekonomi Indonesia ke depan sangat mungkin menjadi urutan ke-4 terbesar dunia.

"Sekarang kalau tidak salah GDP kita sudah Rp 1,5 triliun, diperkirakan ekonomi kita sudah ke-16 terbesar dan diperkirakan kita sangat mungkin bisa menjadi ekonomi keempat terbesar di dunia kalau kita bisa pandai memanfaatkan keadaan. Jadi itu titipan beliau kepada kita-kita," ucap Prabowo Subianto.

(Tribunnews.com/Abdillah Awang, Rizki Sandi Saputra, Taufik Ismail, Chaerul Umam)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta-fakta Pertemuan Jokowi dengan Ketum Parpol Pendukung Pemerintah: NasDem Tak Diundang

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved