Arti Kata
Mengenal Apa Itu Iskander, Rudal Rusia yang Tewaskan Puluhan Tentara Legiun Georgia di Ukraina
Rusia menyebutkan bahwa serangan rudal balistik jarak pendek Iskander menewaskan puluhan tentara bayaran asing di wilayah Donetsk, Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Iskander.jpg)
Rudal dapat diluncurkan 16 menit dari perjalanan atau 4 menit dari kesiapan tertinggi. Rudal kedua dapat diluncurkan dalam waktu kurang dari satu menit setelah rudal pertama diluncurkan.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Yars, Rudal yang Disebut Vladimir Putin sebagai Senjata Tak Terkalahkan Rusia
Kendaraan Transport-Erector-Launcher (TEL) menggunakan sasis mobilitas tinggi MZKT-7930 Astrolog 8x8.
Ini didukung oleh mesin diesel YaMZ-846, mengembangkan 500 hp. Kendaraan TEL memiliki mobilitas lintas negara yang baik. Itu dapat diterbangkan oleh pesawat angkut An-124 .
Iskander TEL didukung oleh kendaraan reload, berdasarkan sasis 8x8 yang sama, yang membawa dua rudal reload.
Sistem rudal lengkap juga mencakup kendaraan komando, kendaraan persiapan informasi, kendaraan pemeliharaan dan perbaikan, dan kendaraan pendukung kehidupan. Semua kendaraan ini didasarkan pada truk KamAZ 6x6.
Baca juga: Mengenal Apa Itu MiG-31K, Jet Tempur Mematikan Rusia yang Ditarik Mundur untuk Hindari Drone Ukraina
Selama invasi Rusia ke Ukraina tahun 2022, Rusia banyak menggunakan rudal Iskander dengan hulu ledak konvensional dan menghabiskan persediaannya.
Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan bahwa dari 900 rudal Iskander yang diproduksi hanya 124 yang tersisa setelah 7 bulan perang.
Ada banyak kasus ketika rudal Iskander jatuh segera setelah diluncurkan. Jadi pasti ada masalah dengan kualitas produksinya atau kualitas komponennya, seperti sistem panduan.
Baca juga: Mengenal Apa Itu ATGM Kornet, Rudal Anti-Tank Portable yang Hancurkan Tank-tank Ukraina di Donetsk
60 Tentara Legiun Georgia Tewas di Ukraina Akibat Rudal Iskander
Dilansir TribunGorontalo.com dari Russia Today pada Rabu (26/4/2023), puluhan tentara bayaran asing tewas dalam serangan di Kota Konstantinovka yang dikuasai Ukraina di Republik Rakyat Donetsk Rusia, kata Moskow.
Hingga 60 anggota yang disebut 'Legiun Georgia' tewas dan 15 kendaraan militer hancur dalam serangan itu, sementara 20 tentara bayaran lainnya terluka parah, kata Juru Bicara Kementerian, Letnan Jenderal Igor Konashenkov, dalam sebuah pengarahan pada Senin (24/4/2023).
Serangan itu, dilakukan dengan menggunakan sistem rudal balistik jarak pendek Iskander, menargetkan sebuah perpustakaan di Konstantinovka, yang digunakan pejuang asing untuk menampung dan menyimpan amunisi, tambahnya.
Baca juga: Apa Itu RM-70 Vampir, Artileri yang Digunakan Ukraina untuk Hujani Pasukan Rusia dengan Tembakan
“Para militan Legiun Georgia yang tersingkir terlibat dalam penyiksaan brutal dan pembunuhan prajurit Rusia di dekat Kiev pada Maret tahun lalu,” kata Konashenkov.
Militer Rusia memiliki data setiap tentara bayaran asing yang terkait dengan pembunuhan tawanan perang Rusia, kata juru bicara itu.
“Setiap orang dari mereka akan mendapatkan retribusi yang layak mereka terima,” ungkapnya.
Pada awal April tahun lalu, sebuah video mengerikan muncul secara online, yang konon menunjukkan pasukan Ukraina mengeksekusi seorang tentara Rusia yang terluka sementara mayat beberapa tawanan perang lainnya tergeletak di genangan darah di dekatnya.