YAI Gorontalo Bahagiakan 100 Anak Yatim, Sasar Mall untuk Belanja Baju Lebaran
Yayasan Abdulyatama Indonesia (YAI) Gorontalo membahagiakan 100 anak yatim. Caranya dengam membelanjakan baju lebaran.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Dinie S Awwali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/16423-anakyatim-belanjabajulebaran.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Yayasan Abdulyatama Indonesia (YAI) Gorontalo membahagiakan 100 anak yatim.
Cara YAI Gorontalo membahagiakan ratusan anak yatim itu dengan berbelanja baju lebaran di salah satu mall di Kota Gorontalo.
Pusat perbelanjaan yang dimaksud adalah Karsa Utama Mall. Belanja dimulai pagi hari tadi oleh YAI Gorontalo, Minggu (16/4/2023).
Belanja baju lebaran untuk 100 anak yatim ini merupakan kegiatan Yatim Fest Ramadhan yang diprakarsai oleh YAI Gorontalo pada Ramadhan 1444 H.
Ketua panitia Yatim Fest Ramadhan, David Liamsi mengatakan, digelarnya Yatim Fest itu untuk membahagiakan anak yatim Gorontalo, dan di dalamnya terdapat beberapa kegiatan.
"Salah satunya itu belanja baju lebaran, dan beberapa agenda lainnya seperti buka puasa bersama," ungkap David kepada TribunGorontalo.com melalui sambungan telepon.
Untuk kebutuhan belanja baju lebaran, YAI Gorontalo menyantuni anak yatim dengan dana sebanyak Rp. 350.000.
Dengan uang itu, anak yatim bebas berbelanja untuk kebutuhan lebarannya.
Dalam program Yatim Fest Ramdhan itu, YAI Gorontalo membahagiakan sebanyak 500 anak yatim dengan beberapa tahapan kegiatan.
Saat ini, baru 300 anak yatim yang telah dibahagiakan, dengan berbelanja baju lebaran dan buka puasa bersama sekaligus pembagian santunan dana.
"Ada sekitar 200 anak yatim kemarin sudah kami ajak buka puasa bersama dan kita santuni, di Gedung Bele Yiladia Kota Gorontalo," kata David.
Adapun anak yatim yang dicover oleh YAI Gorontalo berasal dari Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan sebagian Gorontalo Utara.
Anak yatim dari beberapa kabupaten dan Kota Gorontalo itu didapatkan dari hasil data oleh Pelayan Anak Yatim (PAY) YAI Gorontalo.
"Kita itu punya panitia tersendiri untuk mendata anak yatim Gorontalo, mereka itu kami sebut Pelayan Anak Yatim,"
"Jadi anak yatim di kita itu bukan dari panti, tetapi non panti," jelas David.