Mudik Lebaran
Lonjakan Pemudik Lebaran Mulai Terjadi di Pelabuhan Ferry Gorontalo, Meningkat 25 Persen
Otoritas terkait mengonfirmasi kepada TribunGorontalo.com, bahwa penjualan tiket meningkat sejak 10 hari jelang lebaran Idul Fitri 1444 H.
Penulis: Redaksi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapal-Ferry-KMP-Moinit.jpg)
Reporter: Prailla Libriana
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Mulai terjadi lonjakan pemudik lebaran Idul Fitri 1444 H di Pelabuhan Ferry Gorontalo.
Otoritas terkait mengonfirmasi kepada TribunGorontalo.com, bahwa penjualan tiket meningkat sejak 10 hari jelang lebaran Idul Fitri 1444 H.
"Kalau sementara terjual 200 tiket, pak," ujar Aswin Lamusu, Kasatpel Ferry Gorontalo kepada TribunGorontalo.com, Kamis (13/4/2023).
"Agak meningkat dari hari-hari sebelumnya," tambah Aswin.
Kata dia, jika dibandingkan dengan sebelum bulan Ramadhan, memang mengalami lonjakan pemudik.
Sebelumnya, kapal yang akan berlayar selalu akan di ramp check (pemeriksaan) terlebih dahulu.
"Sebelum persiapan anglep, kita pastikan sekali kapal ini benar-benar siap untuk pemudik ini," ujar Aswin.
Ramp check (pemeriksaan) di kedua kapal ini telah dilakukan secara menyeluruh, sehingga bisa dipastikan kapal benar-benar siap mengangkut pemudik.
Ramp check ini dilakukan sebanyak sekali dan dilakukan oleh pihak dari Kementerian Perhubungan bagian marine inspector dan kesyahbandaran.
"Mereka itu memeriksa keseluruhan kapal itu, dari mesinnya, hingga alat-alat keselamatannya," ujar Kasatpel.
Aswin menambahkan, pihak dari pelabuhan telah menyediakan posko terpadu.
"Posko terpadu ini memantau semua giat yang ada di pelabuhan penyeberangan agar semua giat tersebut aman, lancar, dan terkendali," jelasnya.
Beberapa personel pun diturunkan untuk berjaga-jaga di posko terpadu tersebut.
Personel tersebut adalah dari pihak kepolisian, TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan pihak dari balai karantina hewan dan tumbuhan, beberapa instansi terkait dan juga dari Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.
Jadi bagi para pemudik yang ingin membeli tiket kapal ferry dengan tujuan Ampana-Wakai ataupun pagimana, dapat memesan langsung di loket yang tersedia dengan sistem pembayaran top-up.
Adapun batas maksimum penumpang kapal Moinit sebanyak 196 penumpang.
Sedangkan untuk KM Tuna Tomini memiliki batas penumpang 220 penumpang. Dan untuk alat kesehatannya tersedia sekitar 600-an.
Tetapi nantinya jika terjadi lonjakan pemudik pada moment nasional seperti lebaran idul fitri, maksimum penumpang akan ditolerir sampai sebanyak 330 orang.
"Disesuaikan dengan fasilitas yang ada, bila penumpang itu tidak menuntut fasilitas yang lebih di atas kapal, bisa kita bantu," ujar Aswin.
Pelabuhan Ferry Gorontalo memastikan dua kapal siap melayani pemudik lebaran Idul Fitri 1444 H/ 2023.
Dua kapal Ferry Gorontalo itu yakni KMP MOINIT dan KMP Tuna Tomini. Bahkan, demi melayani pemudik lebaran, dua kapal ini telah dilakukan pengecekan kelayakan jalan.
Berikut jadwal keberangkatan KMP MOINIT Gorontalo - Pagimana
Tanggal keberangkatan : Sabtu, (15/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Senin, (17/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Kamis, (20/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Sabtu, (22/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Senin, (24/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Kamis, (27/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Sabtu, (29/4/2023)
Adapun jam keberangkatan adalah pukul 20.00 WITA.
Berikut Jadwal Keberangkatan KMP Tuna Tomini Gorontalo - Wakai-Ampana
Tanggal keberangkatan : Jumat, (14/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Selasa, (18/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Jumat, (21/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Selasa, (25/4/2023)
Tanggal keberangkatan : Jumat, (28/4/2023)
Adapun keberangkatan setiap pukul 17.00 WITA
Berikut daftar tarif tiket:
1. Tarif penumpang
- Bayi ekonomi : Rp 12.100/orang
- Dewasa ekonomi : Rp 115.700/orang
- Bayi bisnis : Rp 15.000/orang
- Dewasa bisnis : Rp 132.000/orang
- Bayi eksekutif : Rp 18.000/orang
- Dewasa eksekutif : Rp 156.000/orang
2. Tarif Kenderaan
- Golongan I (Sepeda) Rp 153.600/unit
- Golongan II (Sepeda motor <500>
- Golongan III (Sepeda motor >500 cc) Rp 483.500/unit
- Golongan IV
Kenderaan penumpang (Mobil/Sedan <5m>
Kenderaan barang (Mobil barang <5m>
- Golongan V
Kenderaan penumpang (Bis Sedang >7m) Rp 3.741.500/unit
Kenderaan barang (Truk sedang >7m) Rp 3.014.400/unit
- Golongan VI
Kenderaan penumpang (Bis Besar <10m>
Kenderaan barang (Truk besar <10m>
- Golongan VII (Truk trailer <12m>
- Golongan VIII (Truk trailer <16m>
- Golongan IX (Truk trailer >16m) Rp 11.802.500/unit
(*)