Jumat, 6 Maret 2026

Duta Bahasa Nasional Eka Kumalasari Dorong Anak Muda Gorontalo Pede Belajar Bahasa Asing

Memang menurut dia, untuk menjadi duta bahasa tidak perlu tahu menguasai bahasa asing. Tetapi, bahasa asing penting sebagai media bersaing global. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi |
zoom-inlihat foto Duta Bahasa Nasional Eka Kumalasari Dorong Anak Muda Gorontalo Pede Belajar Bahasa Asing
TribunGorontalo.com/Praila Libriana
Eka Kumalasari (kedua dari kanan) meminta para anak muda Gorontalo percaya diri (pede) belajar bahasa asing. 

Reporter: Praila Libriana

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Eka Kumalasari, Duta Bahasa Nasional 2018 mendorong pemuda Gorontalo menguasai bahasa asing.

Memang menurut dia, untuk menjadi duta bahasa tidak perlu tahu menguasai bahasa asing. Tetapi, bahasa asing penting sebagai media bersaing global. 

"Bahasa asing ini saya soroti sebagai media untuk bersaing secara global," kata Eka saat gelar wicara yang digelar Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo di Universitas Terbuka (UT), Jumat (14/4/2023). 

Ketua Ikatan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo inipun menjelaskan betapa pentingnya menguasai bahasa asing, selain bahasa Indonesia. 

"Teman-teman pintar matematika, pintar aljabar, mengerti teknik-teknik komunikasi, terus menjadi ilmuwan yang sangat berbakat. Tapi ketika ingin mengambil beasiswa di luar negeri maka dibutuhkan TOEFL atau IELTS," jelas Eka. 

Kata dia, mengutamakan bahasa Indonesia penting. Agar bahasa Indonesia ini tersebar luas.

Tetapi kata wanita yang juga pegawai Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo ini, jangan melupakan bahasa asing.

“Makanya di dalam trigatra bangun bahasa disebutkan, utamakan bahasa Indonesia, lestarikan Bahasa daerah, kuasai bahasa asing,” katanya. 

Eka tidak hanya sekadar mendorong pemuda Gorontalo menguasai bahasa asing. Ia juga membagikan tips agar bisa berbahasa asing. 

"Bangun kegiatan memakai bahasa asing," kata Eka.

Katanya, salah satu cara agar bisa belajar bahasa asing dengan mudah adalah menggunakannya sehari-hari. 

“(Bisa) di-mix atau dicampur dan di-switch atau digantikan. Kalau tidak dipraktikkan, yah gak akan bisa berbahasa asing," kata Eka.

Lalu, tips yang kedua kata dia adalah percaya diri. Meski kemampuan berbahasa asing masih minim, tetap kosakata yang sudah dikuasai digunakan. 

"Mulai aja dulu,” pinta dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved