Sabtu, 7 Maret 2026

Pekat Otanaha Gorontalo

Patroli Ramadhan Polresta Gorontalo Sita 4.984 Botol Miras hingga Ungkap 7 Kasus Prostitusi

Operasi Pekat Otanaha di Kota Gorontalo diketahui digelar selama 20-29 Maret 2022. Operasi ini juga dilakukan polres di masing-masing

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Patroli Ramadhan Polresta Gorontalo Sita 4.984 Botol Miras hingga Ungkap 7 Kasus Prostitusi
TribunGorontalo.com
Terlihat penggeledahan miras oleh Polresta Gorontalo dalam patroli ramadhan bertajuk "Pekat Otanaha" 2023. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sejak menggelar patroli Ramadhan bertajuk "Pekat Otanaha", berbagai kasus diungkap Polresta Gorontalo Kota. 

Kapolresta Gorontalo Kombes Pol Ade Permana dalam laporan tertulis yang diterima TribunGorontalo.com Senin (3/4/2023) mengungkap hasil patroli ramadhan tersebut.

Katanya, tim patroli ramadhan berhasil mengungkap kasus pidana perjudian, narkotika, miras, prostitusi, serta kasus penganiayaan dengan senjata (sajam).

Adapun patroli ramadhan bertajuk operasi Pekat Otanaha digelar selama 9 hari sejak 20-29 Maret 2023. 

Selama rentang waktu itu kata Ade, ada 4.984 botol minuman keras (miras) beralkohol yang disita. 

Lalu, terungkap 1 kasus judi togel atau judi online. Paling heboh ada 7 kasus prostitusi, padahal dalam suasana Ramadhan. 

Sisanya 1 kasus kekerasan menggunakan senjata tajam (sajam), serta 1 kasus narkoba. 

“Operasi Pekat Otanaha ini dilaksanakan setiap tahunnya, bertujuan untuk cipta kondisi situasi Kamtibmas yang kondusif dengan sasaran memberantas penyakit masyarakat seperti premanisme, perjudian, narkoba atau miras, dan senjata tajam,” tukas Ade. 

Baca juga: Oknum Driver Bentor Cabul Diringkus Polresta Gorontalo, Akui Cium  Paksa Seorang Wanita  

Operasi Pekat Otanaha di Kota Gorontalo diketahui digelar selama 20-29 Maret 2022. 

Operasi ini juga dilakukan polres di masing-masing kabupaten dan kota. 

Adapun peresmian operasi Pekat Otanaha ditandai dengan apel pagi di Polda Gorontalo, Senin (20/3/2023). Apel dipimpin oleh Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol Tony E. Sinambela. 

Menurutnya, operasi ini memang merupakan cipta kondisi jelang bulan suci Ramadhan. Misinya pemberantasan penyakit masyarakat.

Baca juga: Polresta Gorontalo Kota Ringkus Pria yang Kantongi 2 Saset Sabu-sabu

Ia menyampaikan bahwa operasi penyakit masyarakat dilaksanakan selama 10 Hari.

“Dengan dimulainya operasi Pekat ini, saya harap mampu menekan angka kejahatan lebih khusus yang menjadi sasaran utama adalah penyakit masyarakat di Provinsi Gorontalo,” tuturnya kala itu. 

Sementara itu, Kabid Propam Polda Gorontalo Kombes Pol Fediansyah, Kasatgas Ban Ops berpesan agar personel bertindak sesuai dengan aturan dan standar operasional personel.

“Saya harap personel yang terlibat dalam operasi Pekat ini agar bertindak sesuai dengan SOP, jauhi pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri,” tegasnya.

Adapun sejumlah pelanggaran yang akan disasar dalam operasi Pekat Otanaha ini yakni perjudian, peredaran minuman keras, senjata tajam, senjata api/bahan peledak, premanisme, prostitusi serta narkotika/psikotropika.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved