Sabtu, 21 Maret 2026

Politisi PKS Gorontalo Abdurrahman Bahmid Ikut Tolak Kedatangan Israel ke Indonesia

Dalam akun instagramnya yang diikuti 3 ribu pengguna itu, Ustaz Bahmid memposting poster yang dibuat oleh Aqsa Working Group.

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Politisi PKS Gorontalo Abdurrahman Bahmid Ikut Tolak Kedatangan Israel ke Indonesia
TribunGorontalo.com
Abdurrahman Abubakar Bahmid senator wakil Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Penolakan kedatangan tim sepak bola nasional (timnas) Israel ke Indonesia ikut ditolak oleh politisi PKS Gorontalo, Abdurrahman Abubakar Bahmid

Politisi yang kerap disapa Ustaz Bahmid itu menuliskan penolakan di instagram pribadinya di @ustad_bahmid seperti dilansir TribunGorontalo.com, Selasa (28/3/2023). 

Dalam akun instagramnya yang diikuti 3 ribu pengguna itu, Ustaz Bahmid memposting poster yang dibuat oleh Aqsa Working Group.

Poster itu menampilkan sosok sang proklamator Indonesia dan presiden pertama, Ir Soekarno. Poster itu lengkap dibubuhi pidato Soekarno. 

“SELAMA KEMERDEKAAN BANGSA PALESTINA BELUM DISERAHKAN KEPADA ORANG-ORANG PALESTINA, MAKA SELAMA ITULAH BANGSA INDONESIA BERDIRI MENANTANG PENJAJAH ISRAEL” 

Sementara dalam captionnya, Abdurrahman mengajak pengikutnya untuk menggemakan penolakan terhadap kedatangan timnas Israel. Ia bahkan menyebut Israel sebagai negeri penjajah. 

“Kita ketahui bersama, Indonesia memiliki komitmen pada konstitusi yang menentang segala bentuk penjajahan,” tulis Ustaz Bahmid

Berikut isi lengkap postingan Ustaz Bahmid:

Sebagai warga Indonesia yang cinta damai dan keadilan, mari kita gemakan penolakan kedatangan timnas Israel (negeri penjajah) ke Indonesia.

Kita ketahui bersama, Indonesia memiliki komitmen pada konstitusi yang menentang segala bentuk penjajahan.

Sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan hak asasi manusia, mari kita memperkuat komitmen tersebut dengan menolak kedatangan timnas Israel ke Indonesia.

Kita harus tegas menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang mendukung kemerdekaan Palestina dan menentang segala bentuk penjajahan.

Mari kita bersama-sama menjaga martabat bangsa dan memperjuangkan keadilan bagi rakyat saudara seiman kita di Palestina.

Abdurrahman Abubakar Bahmid politisi PKS Gorontalo yang kerap disapa Ustaz Bahmid ikut menolak kedatangan Timnas Israel ke Indonesia.
Abdurrahman Abubakar Bahmid politisi PKS Gorontalo yang kerap disapa Ustaz Bahmid ikut menolak kedatangan Timnas Israel ke Indonesia. (TribunGorontalo.com)

Sebelumnya diketahui, Keikutsertaan timnas Israel dalam Piala Dunia U20 2023 di Indonesia menimbulkan polemik. 

Banyak pihak dan kalangan menolak kedatangan timnas Israel lantaran dianggap menjajah tanah Palestina. Indonesia sendiri sangat mendukung kemerdekaan Palestina. 

Sebetulnya, sejak lolos Piala Dunia U20 pada Juni 2022 lalu, sejumlah pihak di Indonesia sudah menyuarakan penolakan. 

Israel berhasil lolos ke Piala Dunia U20 2023 setelah mereka menjadi runner up Grup B Piala Eropa U19 2022, menyusul kekalahan 3-2 Serbia dari Austria. 

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia jadi salah satu kelompok yang sangat tegas menolak kedatangan timnas Israel

Secara terbuka mereka menyampaikan penolakan tersebut sebagai respons atas izin yang diberikan Kementerian Olahraga kepada tim nasional Israel untuk berlaga di Piala Dunia U20. 

Sesuai rencana,  nantinya 24 peserta Piala Dunia U20 2023 akan bertanding di enam kota yang tersebar di tiga pulau. 

Lokasi itu yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.

Penolakan kedatangan Israel semakin masif terlebih ketika Gubernur Bali I Wayan Koster mengirimkan surat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada 14 Maret yang berisi penolakan keikutsertaan tim nasional Israel di Piala Dunia U20 2023.

Dikutip dari Kompas TV, dalam surat bernomor kop T.00.426/11470/SEKRET, politisi PDI-P itu memohon kepada Menpora untuk melarang Israel bertanding di Piala Dunia U20 2023. 

Wayan Koster berpendapat bahwa kebijakan politik Israel terhadap Palestina tidak sesuai dengan kebijakan politik yang dianut Pemerintah Indonesia. 

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved