BPOM Akan Awasi Takjil di Gorontalo Sepanjang Ramadhan 1444 H

Menurut Kepala BPOM Gorontalo, Agus Yudi Prayudana, pihaknya akan memastikan takjil yang beredar selama Ramadhan tidak mengandung bahan berbahaya. 

|
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto |
TribunGorontalo.com/AgungPanto
Petugas BPOM mengunjungi sejumlah titik penjual takjil Gorontalo. Memastikan takjil yang dijual tak mengandung bahan berbahaya, Kamis (23/3/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - BPOM akan melakukan pengawasan takjil Gorontalo sepanjang Ramadhan 1444 H/2023. 

Menurut Kepala BPOM Gorontalo, Agus Yudi Prayudana, pihaknya akan memastikan takjil yang beredar selama Ramadhan tidak mengandung bahan berbahaya. 

“Total ada enam minggu pengawasan baik misalkan produksi, distribusi pangan, dan juga di makanan takjil,”

Selain itu, meningkatkan pengawasan selama ramadhan karena menjamurnya pedagang musiman.

“Jadi untuk pengawasan sudah kita mulai sudah sejak seminggu sebelum Ramadhan  hingga satu minggu selesai Ramadhan,”

Pengawasan ini pula nantinya akan menyisir seluruh titik penjualan takjil di Se-Gorontalo. 

Adapun kandungan berbahaya dalam takjil rinci Agus, di antaranya Rhodamin B, Formalin, Metanil Yellow, dan Boraks.

“Adapun bahan berbahaya yang kita uji adalah pewarna yang dilarang  dan pengawet yang dilarang, sampai detik ini semuanya masih tidak mengandung kandungan berbahaya,”

Sebelumnya pada pengujian hari pertama Ramadhan, Kamis (23/3/2023) pihak BPOM Gorontalo melaksanakan pengujian di dua titik antaranya Depan Kampus satu UNG serta Center Point Bone Bolango. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved