Liga Italia
AC Milan Belum Lepas dari Mimpi Buruk Bulan Januari, Stfeano Pioli Bakal Ubah Formasi Lagi?
AC Milan belum pulih dari bayang-bayang masa kelam bulan Januari 2023, ini menimbulkan spekulasi bahwa Stefano Pioli dapat kembali ubah formasi.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - AC Milan tampaknya masih belum pulih dari masa kelam bulan Januari 2023 dengan hasil pertandingan baru-baru ini menunjukkan bahwa skuat Rossoneri asuhan Stefano Pioli hal tersebut.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Sempre Milan pada Selasa (21/3/2023), Pioli merenungkan perubahan formasi lain untuk AC Milan dan kembali ke apa yang paling dia ketahui.
AC Milan lagi-lagi menemukan diri mereka dalam momen sulit dan ini menimbulkan spekulasi bahwa Pioli dapat kembali mengubah formasi.
Gianluca Di Marzio mengingat Pazza Di Fanta bagaimana di awal tahun 2023 dengan tim yang membocorkan gol di mana-mana, Pioli mengubah formasi meninggalkan 4-2-3-1 yang merupakan ciri khas kemenangan Scudetto demi kemenangan yang lebih kompak 3-4-2-1.
Baca juga: Liga Italia: Rafael Leao Makin Kehilangan Arah saat Paceklik Gol untuk AC Milan Terus Berlanjut
Formasi tersebut tampaknya mengembalikan kepercayaan di lini belakang AC Milan.
Namun kekalahan laga Serie A Liga Italia AC Milan dari Fiorentina dan Udinese ditambah hasil imbang dengan Salernitana berarti bahwa perubahan lain bisa terjadi selama jeda pertengahan Maret hingga awal April.
Formasi 4-2-3-1 yang membawa AC Milan memenangkan Scudetto tahun ini tampaknya menjadi mekanisme yang kurang sempurna dalam kampanye saat ini.
Hal ini karena kolektif tampaknya tidak terorganisir sementara individu berjuang untuk mengekspresikan diri.
Baca juga: AC Milan: Stefano Pioli Bantah Rumor Perubahan Formasi Skuat Rossoneri dengan Tambahan Bek
Tetapi sekarang sistem taktis baru tampaknya untuk tidak lagi memberikan hasil yang diinginkan baik karena tiga gol terakhir telah melihat gol bocor dan sangat sedikit yang maju.
Setelah istirahat, Pioli dapat mempertimbangkan untuk kembali ke formasi 4-2-3-1 dengan Davide Calabria kembali sebagai bek kanan dengan Theo Hernandez di sisi lain, dan itu akan membantu Rafael Leao secara teori memberinya lebih banyak ruang untuk beroperasi.
Sementara itu, Rade Krunic bisa bermain sebagai gelandang serang untuk memberikan keseimbangan lebih serta menghubungkan lini tengah dan serangan dengan lebih baik.
Sehingga Zlatan Ibrahimovic dan Olivier Giroud dapat diganti atau bahkan bermain bersama di lapangan dalam situasi darurat.
Baca juga: Jadwal Delapan Besar Liga Champions: Real Madrid vs Chelsea, AC Milan Kontra Napoli
Liga Champions AC Milan Terancam?
Dilansir TribunGorontalo.com dari Football Italia, AC Milan berharap mereka pulih setelah bencana Januari mereka.
Tetapi hasil baru-baru ini membuktikan bahwa AC Milan belum terbangun dari mimpi buruk mereka.
Baca juga: Sejak Stefano Pioli Ubah Formasi AC Milan, Performa Rafael Leao Dinilai Menurun, Ada Apa?
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.