Arti Kata
Mengenal Apa Itu AMX A-11, Jet Tempur Lawas Italia yang Bakal Dikirim ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Italia secara rahasia memeriksa opsi untuk mengirim jet tempur militer AMX A-11 Ghibli ke Ukraina di tengah perang Rusia yang masih berlangsung.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/AMX-International-AMX.jpg)
Namun, ini membutuhkan persetujuan dari semua negara yang terlibat dalam pembangunan jet tempur.
Di sisi lain, PM Inggris Rishi Sunak mengatakan pada Sabtu (18/2/2023), bahwa Inggris "siap" guna mendukung sekutu yang memiliki jet tempur yang siap untuk segera diserahkan ke Ukraina.
Sunak melontarkan komentar itu setelah melakukan serangan diplomatik di Munich pada Sabtu saat dia berupaya menggalang dukungan untuk Ukraina.
Baca juga: Mengenal Apa Itu F-16, Jet Tempur AS yang Enggan Dikirim Biden untuk Ukraina di Tengah Perang Rusia
Pesawat Angkatan Udara Kerajaan ke Ukraina tidak dikesampingkan
Inggris telah menolak berkomitmen untuk menyediakan pesawat Angkatan Udara Kerajaan kepada pasukan militer Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dengan Sunak hanya mengatakan dia tidak mengesampingkannya.
Namun pemimpin Partai Konservatif itu mengatakan dia akan mendukung sekutu yang sekarang berada dalam posisi untuk memasok pesawat perang.
Baca juga: Mengenal Apa Itu ATACMS, Sistem Rudal AS yang Diinginkan Ukraina untuk Lawan Rusia tapi Ditolak
“Kami akan dengan senang hati memberikan bantuan kepada negara mana pun yang mampu menyediakan jet tempur Ukraina sekarang." ujar Sunak.
“Inggris juga siap mendukung negara-negara itu.” lanjutnya.
Inggris menggunakan kunjungan Zelensky ke London minggu lalu untuk mengumumkan bahwa Kementerian Pertahanan Inggris akan melatih pilot Ukraina dengan pesawat standar NATO.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Abrams, Tank Tempur Utama yang Enggan Dikirim AS ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Meskipun Inggris membuka pintu untuk kemungkinan mengirim jet ke Ukraina, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan langkah itu bisa memakan waktu bertahun-tahun, jika itu benar-benar terjadi.
Sementara itu, Ukraina telah berulang kali meminta pendukung Baratnya untuk senjata yang lebih berat seperti jet tempur.
Pejabat Ukraina baru-baru ini mengungkapkan optimisme mereka untuk mengatasi keengganan dalam hal ini.
Rusia sendiri telah memperingatkan bahwa pengiriman senjata Barat hanya akan memperpanjang konflik dan memperpanjang penderitaan manusia, serta mempertaruhkan konfrontasi langsung antara Rusia dan NATO.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)