Gempa

Update Gempa M5.3 Sulteng: Tak Berpotensi Tsunami, Ini Saran BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa M5.3 Skala Richter Parigi Moutong, dekat Gorontalo, tidak berpotensi tsunami.

Editor: Lodie Tombeg
BMKG Gorontalo
Infografis gempa Sulteng hari ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa M5.3 Skala Richter Parigi Moutong, dekat Gorontalo, tidak berpotensi tsunami. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa M5.3 Skala Richter Parigi Moutong, dekat Gorontalo, tidak berpotensi tsunami.

Masyarakat diminta tetap tenang dan menjauhi bangunan yang retak akibat gempa.
 
Selasa 14 Februari 2023 pukul 14.02.21 Wita wilayah Taopa, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1.

Episenter gempa terletak pada koordinat 0,46 derajat Lintang Utara (LU) dan 121,05 derajat Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Taopa, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada kedalaman 93 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui keterangan tertulis menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Sulawesi.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan oblique naik (reverse - strike-slip).
 
Gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Toli-toli dengan skala intensitas III-IV MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), daerah Pohuwato dan Gorontalo Utara dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
 
Hingga pukul 14.20 hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
 
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
 
(*)
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved