Ramadhan Gorontalo
Jelang Ramadhan Gorontalo: Harga Telur Turun dan Komoditi Rempah Relatif Stabil
Menjelang Ramadhan Gorontalo harga telur turun dan beberapa komoditi rempah relatif stabil.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Dinie S Awwali
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Menjelang Ramadhan Gorontalo harga telur turun dan beberapa komoditi rempah relatif stabil.
Harga tersebut berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com di Pasar Sentral Kota Gorontalo.
Zulkifli (33) pedagang telur di Pasar Sentral mengatakan, saat ini telur ayam berukuran besar dijual dengan harga Rp 50 ribu per bak yang sebelumnya di badrol dengan harga Rp 54 ribu per bak.
Sedangkan, Harga telur ayam yang berukuran kecil saat ini di jual Rp 45 ribu per bak, yang sebelumnya sempat naik hingga Rp 50 ribu per bak.
Menurut Zulkifli, kebanyakan harga telur itu naik saat jelang Natal Tahun Baru (Nataru).
Sebab, Zulkifli mengambil stok telurnya dari Manado dan Bitung, Sulawesi Utara.
"Kalau Desember telur pasti naik, karena di bulan itu daerah Manado sangat butuh," kata Zulkifli saat ditemui di pasar sentral, Senin (13/2/2023).
Ditempat yang sama, Abdullah Al-Hasni (41) penjual komoditi rempah dan minyak goreng mengatakan, untuk harga komoditi rempah relatif stabil.
"Kadang naik, kadang turun untuk Baritonya," ujar Abdullah.
Kenaikan harga Barito sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Alasan naik, karena keterbatasan stok dari distributor.
Untuk harga tomat dipatok dengan harga Rp. 8 ribu per kilo. Sebelumnya, di harga Rp. 5 ribu.
Sedangkan rica saat ini dijual dengan harga Rp. 50 ribu per kilo, dan bawang merah Rp 45 ribu per kilo yang sebelumnya kedua komoditi tersebut dijual dengan harga Rp. 40 ribu.
Di tempat Abdullah, harga minyak goreng curah Rp. 20 ribu per kilo, yang sebelumnya dipatok Rp. 18 ribu.
Untuk minyak goreng pabrikan yang bermerek Kunci Mas naik dengan harga Rp. 19.000 per liter.
"Kalau untuk harga minyak goreng curah naik, tapi hanya Rp. 2.000," imbuhnya.
Menurut Abdullah, kenaikan harga minyak goreng di tempatnya itu disebabkan keterbatasan stok dari distributor.
"Saya ngambil stok minyak goreng dari Bitung dan Palu," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/13223-Pedagang.jpg)