Gempa Turki
Peneliti Prediksi Gempa Turki-Suriah 3 Hari Sebelum Terjadi
Peneliti itu adalah Frank Hoogerbeets dari Belanda. Ia memprediksi akan terjadi gempa Turki dan Suriah dalam sebuah tweet pada tanggal 3 Februari 2023
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan negaranya juga siap untuk memberikan bantuan darurat ke Turki dan Suriah.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengirimkan pesan dukungan dan juga menawarkan bantuan.
"Saya terkejut mengetahui kematian dan cedera ratusan orang akibat gempa bumi di Turki," tulis Zelenskyy dalam tweet.
“Saat ini, kami mendukung orang-orang Turki yang ramah dan siap memberikan bantuan yang diperlukan,” kata Zelenskyy.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant juga mengatakan negaranya siap memberikan bantuan jika diperlukan.
Yunani termasuk di antara negara-negara yang menawarkan bantuan ke Ankara. "Yunani akan segera membantu," kata kepala pemerintahan Yunani Kyriakos Mitsotakis.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa dan mengatakan negaranya siap membantu.
"Tolong terima belasungkawa mendalam saya atas banyak korban manusia dan kehancuran besar-besaran yang disebabkan oleh gempa kuat di negara Anda," kata Putin dalam sebuah pesan kepada Erdogan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/622023_peneliti_Gempa-turki.jpg)