Kamis, 5 Maret 2026

Update Kecelakaan Mobil Dinas DPRD Jambi, Ini Hasil Tes Narkoba Pengendara dan Wanita tanpa Busana

Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto menyampaikan klarifikasi atas kecelakaan kendaraan dinas operasional tamu di DPRD Provinsi Jambi.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Update Kecelakaan Mobil Dinas DPRD Jambi, Ini Hasil Tes Narkoba Pengendara dan Wanita tanpa Busana
Kolase TribunGorontalo.com
Kondisi mobil dinas Toyota Camry yang rusak pada bagian depan (kanan). Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto menyampaikan klarifikasi atas kecelakaan kendaraan dinas operasional tamu di DPRD Provinsi Jambi. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto menyampaikan klarifikasi atas kecelakaan kendaraan dinas operasional tamu di DPRD Provinsi Jambi.

Kecelakaan tunggal yang terjadi pada Kamis 2 Februari 2023 di Jalan Soekarno Hatta, Jambi Selatan, Kota Jambi.

Kendaraan di sekretariat DPRD Provinsi Jambi dikendarai oleh seorang remaja.

Usai kecelakaan ada satu anak perempuan yang juga di bawah umur yang dikabarkan keluar dari mobil tanpa menggenakan busana.

Hasil penelusuran, kendaraan tersebut ternyata dikendarai oleh anak dari Kasubag Rumah Tangga dan Aset.

"Saya sampaikan bahwa kendaraan tersebut bukan dikendarai oleh anak saya ataupun anak dewan di DPRD Provinsi Jambi. Kendaraan tersebut di kendarai oleh anak dari Kasubag Rumah Tangga dan Aset di Sekretariat DPRD Provinsi Jambi," ujarnya.

Edi menyebut bahwa kendaraan tersebut merupakan kendaraan yang digunakan oleh pimpinan dewan di periode 2014-2019. Atas kejadian ini, Edi Purwanto meminta kepada Gubernur Jambi untuk menonaktifkan ASN tersebut.

Edi Purwanto menyebut bahwa ASN tersebut sudah sudah melaksanakan penyalahgunaan kekuasan.

“Saya minta kepada Gubernur agar pejabat tersebut dinonaktifkan dari jabatannya , karena apapun ceritanya ini tidak tepat karena sudah melakukan penyalahgunaan kekuasan,” tegasnya.

050223-ketuaDPRD
Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto. Ketua DPRD menyampaikan klarifikasi atas kecelakaan kendaraan dinas operasional tamu di DPRD Provinsi Jambi.

Tidak hanya itu, Edi Purwanto juga meminta agar Sekretaris Dewan untuk menertibkan seluruh aset.

"Kita minta Sekwan untuk menertibkan seluruh aset di sekretariat dewan, jadi jangan sampai di peruntukkan bagi orang yang tidak layak,"ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Edi Purwanto bahwa dirinya juga meminta agar Sekwan untuk membuat aturan atau tata cara pemakaian aset DPRD Provinsi Jambi.

"Saya minta agar Sekwan membuat SOP dan menjalankan SOP itu dalam pemakaian mobil dinas, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," pungkasnya.

Tidak Ada Penggerebekan

Polisi mendalami informasi tentang adanya penggerebekan warga sebelum mobil dinas Toyota Camry milik sekretariat DPRD Provinsi Jambi mengalami kecelakaan.

Kecelakaan yang dialami mobil dinas bernopol BH 1842 Z itu terjadi di Jalan Soekarno Hatta.

Kabar yang beredar menyebut mobil tersebut melaju kencang karena menghindari kejaran warga yang melakukan penggerebekan tindak asusila di dalam mobil.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan saksi yang melakukan penggerebekan.

"Informasinya kan seperti itu (ada penggerebekan), setelah kita cek, lokasi sangat sepi dan gelap. Juga tidak ada saksi yang melihat informasi itu," ungkapnya, Jumat (3/2/2023) malam.

Ia menambahkan, pihaknya juga tengah mendalami informasi yang menyebut saat kecelakaan terjadi, ada wanita tanpa busana yang ditemukan di dalam mobil.

Sebab, kata Eko, setelah terjadi kecelakaan tunggal dan polisi tiba di lokasi, kedua korban sudah berada di rumah sakit.

Polisi, lanjut dia, belum mengungkap penyebab kecelakaan karena masih mendalami dan memeriksa beberapa saksi.

"Kami masih dalami informasi penggerebekan itu dan yang disebut tanpa busana. Anggota kami saat tiba di lokasi, korban sudah di dalam rumah sakit," lanjutnya.

Diketahui, mobil dinas Toyota Camry dengan nomor polisi BH 1842 Z menabrak tiang reklame saat melaju dengan kecepatan tinggi dan terlempar mengenai sebuah mobil Calya.

Kasubag Rumah Tangga dan Aset di sekretariat DPRD Provinsi Jambi berinisial N, diminta bertanggung jawab atas kecelakaan mobil dinas milik sekretariat DPRD Jambi itu.

Mobil dinas tersebut dikemudikan oleh anak kandung N saat terjadi kecelakaan tunggal pada Kamis malam lalu.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto mengaku prihatin dengan kecelakaan yang mengakibatkan satu korban luka lebam dan satu korban lainnya patah kaki.

Menurut Edi, N sedang diberi cobaan karena suaminya belum lama ini meninggal dunia dan saat ini anaknya mengalami kecelakaan.

“Saya juga prihatin karena memang suaminya baru saja meninggal, sekarang ada musibah lagi anaknya kecelakaan. Maka memang saya cukup prihatin dengan musibah ini,” bebernya.

Kecelakaan tunggal mobil dinas di Jambi tersebut sempat menghebohkan publik karena disebut ada korban wanita tanpa busana di dalamnya.

Dilaporkan ada dua orang yang ada di dalam mobil saat kecelakaan, mereka adalah SA yang mengemudikan mobil, dan TA.

SA sebagai pengemudi hanya mengalami memar, sedangkan TA harus menjalani perawatan karena mengalami patah kaki.

Simatupang, pemilik mobil Calya mengatakan, diduga mobil sedan Camry dikejar oleh sejumlah orang.

"Katanya sebelum kecelakaan di sini, sudah lebih dulu nabrak pohon. Karena katanya sempat dikejar orang," bilang Simatupang, Kamis (2/2/2023).

Bahkan, kata Simatupang, kondisi penumpang wanita dalam kondisi tanpa busana, saat berada di dalam mobil.

"Iya, tidak pakai baju sama celana, bahkan sarung saya mau diambil buat nutupin untuk masuk ke rumah sakit," katanya.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Jambi, Evi Suherman mengatakan, penggunaan mobil dinas yang terlibat kecelakaan itu murni kesalahan Kasubag rumah Tangga dan Aset.

"Dengan tegas kita sampaikan, ternyata bukan anak dari anggota dan pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang membawa mobil itu," terangnya.

Menurut Evi, ini adalah murni kesalahan si Kasubag yang membawa kendaraan dinas ke rumah dan memperbolehkan anaknya menggunakan kendaraan yang dibeli dari uang negara.

"Kelanjutannya kita akan komunikasikan dengan sekretaris dewan untuk memanggil yang bersangkutan. Kita akan BAP kan, karena ini adalah aset negara yang digunakan oleh beliau tanpa sepengetahuan dan izin dari atasan," tegasnya dikutip dari TribunJambi.com.

Kabag Umum DPRD Provinsi Jambi, Bambang Supriyadi mengatakan mobil dinas milik sekretariat DPRD Provinsi Jambi dibawa pulang oleh N dan dikemudikan anaknya yang masih pelajar.

"Yang bawa mobil itu anak dari kasubag Rumah Tangga dan Aset, bersama satu teman wanitanya, usai kecelakaan sopir tidak apa-apa hanya saja teman wanitanya alami patah kaki dilarikan ke rumah sakit terdekat," jelasnya.

Bambang Supriyadi menduga kecelakaan disebabkan karena pengemudi panik saat dikejar warga.

"Dari kejaran itu dengan kecepatan tinggi sehingga mobil yang dikendarai alami kecelakaan," imbuhnya.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi membeberkan kondisi SA dan TA pascakecelakaan yang menimpa.

Keduanya mengalami luka dan trauma sehingga perlu menjalani perawatan medis.

SA diketahui menderita sejumlah memar di bagian tubuhnya.

Sementara TA mengalami kondisi lebih parah karena menderita patah tulang akibat kecelakaan.

"Perempuan patah kaki. Masih dalam perawatan," ungkapnya.

Eko menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Sehingga belum bisa memastikan penyebab kecelakaan.

Pihaknya juga belum bisa meminta keterangan SA dan TA.

"Anak di bawah umur harus didampingi. Kondisi mereka juga masih trauma," terang Kapolresta.

Hasil Tes Urine Wanita Tanpa Busana

Kombes Pol Eko Wahyudi mengungkap, sosok wanita tanpa busana dalam mobil Dinas DPRD Jambi adalah berinisial TA.

SA dan TA merupakan teman yang sama-sama masih berstatus pelajar SMA di sebuah sekolah di Kota Jambi.

Eko menambahkan, pihaknya sudah melakukan tes urine kepada SA dan TA.

Tes berguna untuk mengetahui keduanya dalam kondisi terpengaruh zat tertentu sehingga mengakibatkan kecelakaan. Hasilnya, SA dan TA bebas dari minuman keras maupun narkoba.

"Tes urine kepada keduanya negatif narkotika, dan keterangan petugas di lapangan, mereka juga tidak dalam pengaruh minuman beralkohol," beber Eko, dikutip dari TribunJambi.com.

Kronologi Kejadian

Masih dihimpun dari TribunJambi.com, kronologi kejadian bermula saat SA mengendarai mobil tanpa sepengetahuan ibunya pada Kamis (2/2/2023) malam.

Kemudian mobil mengalami kecelakaan saat berada di depan RS Siloam, Jambi Selatan, Kota Jambi.

Mobil lepas kendali menabrak tiang papan reklame yang berada di pembatas jalan jalur dua itu.

Setelah itu mobil kemudian menabrak mini bus Toyota Calya.

Berdasarkan foto yang beredar, tampak mobil yang dikendarai SA rusak parah di bagian depan.

(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved