Tiga Hari Dicari, Warga Gorontalo Utara Hilang di Hutan Bakau Ditemukan Meninggal
Sebab, warga Gorontalo Utara yang hilang di hutan bakau tersebut, ditemukan dalam kondisi meninggal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pencarian-warga-Gorontalo-Utara-hilang-di-hutan-bakau.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Keberhasilan Basarnas Gorontalo menemukan warga Gorontalo Utara yang hilang di hutan bakau justru jadi duka buat keluarga.
Sebab, warga Gorontalo Utara yang hilang di hutan bakau tersebut, ditemukan dalam kondisi meninggal. Ia sebelumnya dikabarkan hilang sejak Kamis 2 Februari 2023 kemarin.
Basarnas Gorontalo lalu mulai melakukan pencarian sejak Jumat 3 Januari 2023. Hari ini, kabarnya pria bernama Gune Kajamati itu ditemukan. Namun dalam kondisi meninggal.
Gune Kajamati (69) merupakan warga Desa Bulalo Kecamatan Kwandang, Kabuaten Gorontalo Utara. Ia hilang di hutan bakau di desa tetangga.
Sejak melakukan pencarian pada 3 Februari kemarin, Basarnas Gorontalo menyisir lokasi hutan bakau.
Pencarian diperluas hingga radius 800 meter dari titik terakhir korban (Last Known Position/LKP).
Ada dua tim yang berpencar melakukan pencarian. Ada tim yang pakai perahu karet (rubber boat).
Tim lainnya menggunakan teknik penyisiran manual tipe ESAR (Explorer Search And Rescue).
“ Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terapung tengkurap. 600 meter dari LKP,” tulis personel usai merilis laporan penemuan, Minggu (5/2/2023).
Menurut keluarga korban, tujuan korban ke hutan bakau untuk mencari siput.
Gune pamit ke keluarganya sejak 11.30 Wita. Mestinya, ia sudah kembali sebelum petang.
Namun, ternyata tak juga kembali. Keluarga sebelumnya melakukan pencarian mandiri ke tengah hutan.
Tetapi usaha mereka sia-sia. Tak ada tanda-tanda Gune.
Pihak desa pun, menghubungi Basarnas Gorontalo. Meminta tim SAR membantu pencarian.
Sejak menerima informasi itu, hari ini pada Jumat (3/2/2023) Basarnas Gorontalo menerjunkan tim ke lokasi.
“Tim SAR Gabungan tiba dirumah korban dan menyerahkan korban ke pihak keluarga.” tulis dalam laporan tertulis Basarnas Gorontalo yang diterima malam tadi. (*)