Waspada! Gorontalo Akan Diguyur Hujan hingga Sepekan 

Meski dalam laporan resminya, BMKG menjelaskan jika peningkatan intensitas hujan juga melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

ist
Potret prediksi cuaca BMKG. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Gorontalo akan diguyur hujan hingga 6 Februari 2023. 

Meski dalam laporan resminya, BMKG menjelaskan jika peningkatan intensitas hujan juga melanda sejumlah wilayah di Indonesia. 

Adapun potensi hujan cenderung terdapat pada siang-malam hari.

Dikutip dari laman resmi BMKG, Rabu (1/2/2023), peningkatan curah hujan disebabkan oleh masuknya kembali aliran massa udara dingin dari Asia.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, dan hujan es).

Baca juga: BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Akan Terjadi di Sulawesi Hingga 2 Februari 2023

Juga waspada dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Dalam seminggu ke depan, berikut wilayah  yang akan diguyur hujan. 

• 2 - 3 Februari : Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

• 4 - 6 Februari : Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Selanjutnya, pada skala global, beberapa indeks masih menunjukkan nilai yang signifikan seperti SOI (+13.7) dan NINO (-0.56) cukup mendukung untuk pertumbuhan awan di wilayah Indonesia. 

MJO aktif pada kuadran 3 (Indian Ocean), menunjukkan kondisi yang signifikan terutama untuk Indonesia bagian barat, dan akan aktif pada kuadran 4 (Maritime Continent) dalam sepekan kedepan.

Selain itu, aktivitas gelombang atmosfer Kelvin diprakirakan aktif di sebagian wilayah Kalimantan, Sumatera bagian selatan, dan Sulawesi Tengah pada akhir pekan.

Sedangkan gelombang Rossby Ekuator juga diprakirakan aktif di sebagian wilayah Banten bagian selatan dalam sepekan ke depan.

Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia. Bibit Siklon Tropis 94S di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung dan Bibit Siklon Tropis 95S terpantau berada di Samudra Hindia Selatan Jawa yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Samudra Hindia Barat Daya Sumatera hingga Samudra Hindia Selatan Jawa.

Selain itu, Kalimantan Barat yang membentuk daerah konvergensi memanjang di perairan Pulau Kalimantan bagian utara. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved