Rabu, 11 Maret 2026

Ditanya soal Kabar Reshuffle Hari Ini, Jokowi Malah Tertawa, Akui Sisi Politik Juga Dipertimbangkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru tertawa saat ditanya mengenai isu reshuffle yang kabarnya akan diumumkan hari ini, Rabu (1/2/2023).

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Ditanya soal Kabar Reshuffle Hari Ini, Jokowi Malah Tertawa, Akui Sisi Politik Juga Dipertimbangkan
Kolase TribunGorontalo.com
Presiden Jokowi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru tertawa saat ditanya mengenai isu reshuffle yang kabarnya akan diumumkan hari ini, Rabu (1/2/2023). 

"Ya kalau secara khusus pasti ada yang performanya, kinerjanya perlu dievaluasi. Biasa kok, ada koreksi dari setiap perjalanan kan biasa," ujar Jokowi dikutip Kompas.com.

Ia pun mengakui bahwa secara umum, kinerja Kabinet Indonesia Maju saat ini baik-baik saja.

Lebih lanjut, Jokowi membeberkan bahwa ia memiliki agenda untuk berkunjung ke Bali pada hari ini.

"Oh ya besok, besok sore saya ke Bali. Pagi siang masih di Jakarta dan besok itu Rabu Pon. Kamisnya Kamis Wage kalau enggak salah," kelakar Jokowi.

"Ya ada agenda besok. Pagi, siang. Ya ditunggu saja besok. ditunggu saja besok."

Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:

 

Pengamat: Semoga Jokowi Tidak Ceroboh

Tiga menteri dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) disebut menjadi kandidat terkuat menteri yang akan didepak oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jika reshuffle kabinet benar-benar terjadi.

Dikutip TribunWow dari Tribunnews, menanggapi wacana reshuffle ini, Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga meyakini reshuffle ini jika benar terjadi maka hanya ingin mengusir Partai NasDem dari pemerintahan.

Jamiluddin tidak melihat adanya kisruh politik dan penurunan kinerja kabinet.

"Jadi, tidak ada dasar yang dapat dijadikan acuan untuk melakukan reshuffle kabinet. Karena itu, bila ada reshuflle bisa jadi bertujuan untuk mendepak menteri dari Nasdem," ujar Jamiluddin, Senin (26/12/2022).

"Semoga Jokowi tidak ceroboh dan mengedepankan politik pragmatis. Hal itu akan menjauhkan Jokowi dari sosok negarawan," tandasnya.

PDIP sendiri telah terang-terangan menilai ada dua menteri dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang pantas untuk dievaluasi kinerjanya.

Isu reshuffle kabinet ini kemudian dikaitkan oleh publik dengan langkah Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024 mereka.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved