PUPR Provinsi Gorontalo
PUPR Provinsi Gorontalo Terjunkan Alat Berat di Longsor Boalemo, DPRD: Luar Biasa
Lantaran dinas ini menerjunkan alat berat untuk penanganan longsor di ruas jalan Molombulahe-Bubaa, Kabupaten Bone Bolango.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo diapresiasi DPRD Boalemo.
Lantaran dinas ini menerjunkan alat berat untuk penanganan longsor di ruas jalan Molombulahe-Bubaa, Kabupaten Bone Bolango.
Apresiasi atas sikap PUPR-PKP ini mendapat apresiasi Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo.
Inisiatif PUPR-PKP dinilai responsif dan sangat cepat, sehingga masyarakat cukup terbantu.
Apresiasi ini disampaikan Wahyu Moridu Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo usai berkunjung di Kantor Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo.
Wahyu Moridu mengatakan gerak cepat PUPR-PKP sangat membantu menyingkirkan material longsor yang menutup akses transportasi masyarakat.
“Penangan dari Dinas PUPR-PKP dalam mengatasi longsor yang terjadi di Kabupaten Boalemo sangat luar biasa, karena meski mereka belum mempunyai anggaran untuk hal tersebut, mereka sudah langsung terjun ke lokasi dengan alat berat,” kata Wahyu Moridu, Minggu (29/1/2023).
Ketua komisi III DPRD Kabupaten Boalemo itu juga memuji Dinas PUPR-PKP yang begitu peka terhadap kepentingan masyarakat di bidang infrastruktur, menurutnya hanya dengan melalui komunikasi telepon saja langsung mendapat respon positif dari Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo.
“Memang penanganan ruas jalan yang longsor itu memerlukan anggaran yang besar, namun Alhamdulillah berkat komunikasi yang baik antara kami dengan Dinas PUPR-PKP maka permasalahan longsor tersebut bisa diatasi,” jelas Wahyu Moridu.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Meykowati Isa yang saat itu berada di lokasi longsor mengatakan sejak 5 bulan terakhir ini kejadian longsor di wilayah tersebut kerap terjadi.
“Insyaallah kami akan menurunkan tim perencana untuk segera membuat perencanaan mengatasi masalah longsor yang sering terjadi di dua ruas tersebut, karena di salah satu lokasi longsor tersebut terdapat hutan lindung dan hutan produksi,” ujar Meykowati.
Sebelumnya Meykowati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak-pihak yang terlibat dalam membantu penanganan longsor di dua ruas provinsi tersebut. ADV (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/3012023_Jalan-Boalemo-Tertimbun-Longsor-PUPR.jpg)