DPC PPP Kota Gorontalo
Dualisme di DPC PPP Kota Gorontalo Berlarut-larut, DPW Hanya Mengakui Achmad Monoarfa sebagai Ketua
Hingga kini tak ada penyelesaikan. Achmat Monoarfa mengaku sebagai ketua DPC PPP Kota Gorontalo yang sah.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Polemik dualisme di tubuh organisasi PPP level cabang (DPC) Kota Gorontalo, berlarut-larut.
Hingga kini tak ada penyelesaikan. Achmat Monoarfa mengaku sebagai ketua DPC PPP Kota Gorontalo yang sah.
Namun, ada pula surat keputusan (SK) yang menetapkan Rivai Bukusu sebagai ketua yang saha.
Perihal ini, Sarwan La Duhu Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP mulai berkomentar.
Menurutnya, hingga saat ini, SK sah ketua DPC Kota Gorontalo yang dipegang pihaknya masih atas nama Achmad Monoarfa.
Baca juga: DPC PPP Kota Gorontalo Pecat Anggotanya dari Fraksi di DPRD
Belum ada keputusan penggantian. Artinya, pihaknya tidak mengakui Rivai Bukusu sebagai ketua DPC PPP, karena tidak tercantum dalam SK.
“Sampai dengan hari ini belum ada keputusan selain keputusan DPP atas keputusan DPC Kota yang di ketuai Achmad Monoarfa.” kata dia, Senin (30/1/2023).
"Soal gugat menggugat ya informasinya seperti itu tetapi bukti secara otentik di DPW juga kami belum dapat."tuturnya.
Ia mengakui, bahwa terkait sk ketua atas nama Rivai Bukusu, dikeluarkan oleh Mahkamah Partai.
Masalahnya, pihaknya belum mendapatkan salinan keputusan tersebut.
Baca juga: DPC PPP Kota Gorontalo Memanas Gara-gara Dualisme
"Sepanjang DPP belum mengeluarkan keputusan yang terbaru, maka kami masih berpegang pada keputusan yang sudah ada sebelumnya bahwa ketua DPC ialah Achmad Monoarfa." jelasnya.
Meski begitu, kalaupun Rivai Bukusu kembali memimpin DPC Kota Gorontalo, secara regulasi partai, malah melanggar.
Sebab, Rivai Bukusu tercatat dua periode memimpin DPC PPP Kota Gorontalo.
"Jika kita baca dalam AD/ART setiap jabatan itu ditetapkan 2 periode, kalaupun ada yang hingga 3 periode sekiranya ada kesalahan dan melanggar AD/ART." jelasnya.
Lebih dari itu, polemik di DPC PPP Kota Gorontalo ini telah merugikan partai.
DPW sudah berupaya mediasi kedua belah pihak.
"Sampai saat ini belum ada SK terbaru yang keluar dari DPP atas DPC Kota Gorontalo." tuturnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.