Tiba-tiba! 36 Petugas Lapas Pohuwato Dites Urine

Sebagai langkah deteksi dini, ia tiba-tiba melakukan tes urine untuk 36 petugas lapas. Ini menurutnya jadi langkah deteksi dini. 

ist
Hasil pemeriksaan urine 36 anggota Lapas Pohuwato. Pemeriksaan tiba-tiba dilakukan sebagai deteksi dini. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Peningkatan tren kasus narkoba di Pohuwato membuat Kepala Lapas Kelas II B Pohuwato, Irman Jaya, khawatir. 

Sebagai langkah deteksi dini, ia tiba-tiba melakukan tes urine untuk 36 petugas lapas pada Kamis (26/1/2023). Ini menurutnya jadi langkah pencegahan. 

Ia ingin memastikan tak ada anggotanya terlibat peredaran dan penggunaan narkoba. 

“Kami pastikan, bahwa kami tidak ingin petugas Lembaga Pemasyarakatan sebagai garda terdepan dalam fungsi pembinaan pemasyarakatan, terlibat (narkoba),” kata dia, Jumat (27/1/2023).  

Lapas Pohuwato menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dalam pemeriksaan. 

"Apabila ditemukan petugas Lapas Pohuwato positif mengkonsumsi narkoba, maka akan kami lakukan pembinaan termasuk penindakan secara tegas baik dalam tugas maupun jabatan,” tegas irman.

Beruntung, dari 36 petugas lapas yang diperiksa urin, hasil seluruhnya negatif. Tak ada yang terdeteksi menggunakan narkoba. 

“Alhamdulillah,” ucap Irman. 

Ini membuktikan, bahwa integritas dan komitmen baik institusi dan petugas dalam pemberantasan narkoba sudah berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala BNN Pohuwato, Rustam Melleng mendukung penuh pemberantasan narkoba di wilayah lapas. 

Pihaknya senantiasa siap jika sewaktu-waktu diperlukan dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Pohuwato.

“Termasuk diwilayah kerja Lapas.” tegasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved