Jumat, 13 Maret 2026

Arti Kata

Mengenal Apa Itu Latto-latto, Mainan yang Dimainkan Jokowi, Ternyata sempat Dilarang karena Bahaya

Intip momen Presiden Jokowi bermain Latto-latto dengan Ridwan Kamil, mainan latto-latto sebenarnya sempat dilarang karena dianggap berbahaya.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Mengenal Apa Itu Latto-latto, Mainan yang Dimainkan Jokowi, Ternyata sempat Dilarang karena Bahaya
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bermain Latto-latto di Pasar Pujasera, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Selasa (27/12/2022). Apa itu Latto-latto? 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambangi Pasar Pujasera di Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Selasa (27/12/2022).

Terdapat momen unik dalam kunjungan itu yakni saat Presiden Jokowi dan Ridwan Kamil bermain Latto-latto.

Apa Itu Latto-latto?

Latto-latto merupakan mainan yang kini kembali hits dan ramai dimainkan oleh masyarakat mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Baca juga: Jokowi Sebut Kaesang Lakukan Pingitan di Kantor Jelang Menikahi Erina Gudono, Apa Itu Pingitan?

Latto-latto juga disebut sebagai nok-nok, atau dalam Bahasa Inggris ialah clackers ball.

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, Latto-latto adalah mainan berupa pendulum dua bola plastik pemberat dengan ukuran sama yang diikatkan pada tali.

Cara memainkan Latto-latto yaitu dibuat untuk memantul satu sama lain dengan bunyi "klak" yang memuaskan.

Permainan Latto-latto sebenarnya populer di tahun 1960 - 1970-an.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Paes Ageng, Riasan Erina Gudono saat Acara Pernikahan dengan Kaesang Pangarep

Namun, Latto-latto kemudian dianggap berbahaya karena sering mengenai jari dan wajah anak-anak, atau meledak hingga membuat berserakannya plastik tajam.

Latto-latto pun segera dilarang untuk dimainkan.

Dilansir TribunGorontalo.com dari halodoc, beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Mesir pun kedapatan sempat melarang mainan Latto-latto.

Baca juga: Dua Budaya Gorontalo yang Terancam Punah, Ada Dulialo dan Dembulo, Apa itu?

Tetapi saat ini, bak momen nostalgia, permainan Latto-latto kembali marak.

Mengingat, mainan Latto-latto juga menyimpan manfaat.

Saat bermain latto-latto, dibutuhkan konsentrasi dan fokus untuk membuat kedua bola tetap beradu.

Inilah salah satu manfaat dari permainan tersebut, yaitu melatih fokus dan konsentrasi.

Baca juga: Apa Itu Paringgitan? Terkait Pantangan dalam Pernikahan Kaesang dan Erina di Pura Mangkunegaran

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved