Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Desa Masuk Hari Pertama, Peserta Dapat Pengembangan Diri

Pelatihan peningkatan kapasitas pendamping desa di Provinsi Gorontalo memasuki hari pertama, Kamis (8/12/2022).

TribunGorontalo.com/Husnul Puhi
Seorang fasilitator sedang memberikan materinya kepada pendamping desa dari Kabupaten Pohuwato dan Gorut. Pelatihan ini digagas oleh Kemendes PDTT 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pelatihan peningkatan kapasitas pendamping desa di Provinsi Gorontalo memasuki hari pertama, Kamis (8/12/2022).

Pelatihan tersebut digagas oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), yang dilaksanakan di tiga provinsi Indonesia. Yakni Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara dan Kalimantan Utara.

Provinsi Gorontalo berlangsung di dua hotel yang berada, Grand Q dan Amaris. Sebanyak 99 pendamping desa mengikuti pelatihan ini yang berasal dari Kabupaten Pohuwato dan Gorontalo Utara.

Hari pertama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang Citra Diri Pendamping Desa dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa yang diberikan oleh pelatih ataupun fasilitator.

Sebelum memasuki materi, pendamping desa melakukan pre test dan bina suasana kontrak belajar terlebih dahulu.

Menurut Suwarno Idris seorang pelatih pada pelatihan ini, maksud dari pre test itu untuk mengetahui kemampuan dan kapasitas dari pendamping desa sebelum mendapatkan materi di pelatihan tersebut. 

“Sudah sejauh mana pengetahuan yang dia punya mengenai desa, dan ini kami uji secara online,” kata Suwarno saat ditemui TribunGorontalo.com di Hotel Amaris, Kota Gorontalo.

Sedangkan maksud dari bina suasana dan kontrak belajar adalah untuk saling mengenal satu sama lain serta menentukan jadwal dan pengurus kelas pada pelatihan tersebut.

“Peserta kan berasal dari dua daerah yang berbeda, karenanya kami melakukan pengenalan terlebih dahulu, kemudian peserta menentukan siapa pengurus kelas pada pelatihan ini,” lanjutnya.

81222-suwarno
Suwarno Idris mengatakan materi ini untuk menanamkan jati diri atau membentuk karakter dari masing-masing pendamping, sehingga dapat bermanfaat untuk desa.

Pantauan TribunGorontalo.com, sebanyak 99 pendamping desa yang mengikuti pelatihan dari Kemendes PDTT ini, yang dibagi dengan empat kelas. Kelas 1 - 2 di Hotel Grand Q dan 3 - 4 di Amaris.

Masing-masing kelas terdiri dari 24 pendamping desa. Tiap kelas diampu tiga pelatih sebagai pemateri dan dua pendamping (Suporting).

Materi pertama yang diberikan mengenai Citra Diri Pendamping Desa. Menurut Suwarno materi ini untuk menanamkan jati diri atau membentuk karakter dari masing-masing pendamping, sehingga dapat bermanfaat untuk desa.

Baca juga: 99 Pendamping Desa di Provinsi Gorontalo Ikuti Pelatihan dari Kemendes PDTT

“Jadi di materi ini kita akan diskusikan secara bersama mengenai permasalahan yang ada di desa para pendamping, dan kami juga akan berikan solusi terkait masalah itu,” pungkasnya.  

Pelatihan peningkatan kapasitas tenaga pendamping desa yang digagas oleh Kemendes PDTT ini berlangsung selama empat hari. Pembukaan pelatihan digelar sore hari kemarin, Rabu (7/12/2022) yang dibuka langsung oleh Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT, Yusra. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved