PEMPROV GORONTALO

Gubernur Gorontalo Soroti 10 OPD dengan Realisasi APBD Rendah, PUPR Termasuk

Data dari Biro Pengendalian Ekonomi Pembangunan setda Provinsi Gorontalo menyebutkan, realisasi belanja sampai dengan tanggal 4 November 2022 masih 64

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Penjagub Hamka Hendra Noer didampingi Pj Sekdaprov Gorontalo Sukri Botutihe dan Asisten III Iswanta saat memimpin Rapat Pimpinan bersama seluruh Pimpinan OPD dilingkup Pemprov Gorontalo, Selasa malam, (8/11/2022). Foto – Fikry 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Hamka Hendra Noer menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo tahun 2022. 

Data dari Biro Pengendalian Ekonomi Pembangunan setda Provinsi Gorontalo menyebutkan, realisasi belanja sampai dengan tanggal 4 November 2022 masih 64,91 persen. 

Padahal ditargetkan pada 11 November harusnya berada pada 75 persen atau dibutuhkan penyerapan anggaran sekitar 214,12 miliar.

“Tadi data yang ditampilkan masih 64,91 persen serapan anggaran kita. Idealnya kalau boleh sampai 80 persen November in.” ungkap Hamka Pj Gubernur Gorontalo, Rabu (9/11/2022). 

Hamka pun meminta kepala OPD (kadis) yang tercatat realisasi anggaran APBD rendah, untuk mempercepat realisasi. 

Terdapat 10 OPD yang masih rendah realisasi keuangan. Didalamnya adalah Dinas PUPR, Dikbudpora, Pariwisata, Dinas Kominfo, Perindag, Setwan, DLHK dan Biro Umum. 

Namun masing – masing kepala dinas rata rata menjelaskan, keterlambatan realisasi ini karena ketambahan anggaran pada APBD-P. Semua meyakini pada akhir november bisa sampai pada angka 80 persen.

“Saya paling khawatir di dinas PUPR. Karena ini pekerjaan fisik. Menurut saya ini kan pekerjaan rutin setiap tahun, mekanismenya harusnya sama. Mungkin tahun depan mekanisme lelang kita rubah. Minggu depan kita rapat lagi, saya cek lagi satu satu harus sudah naik realisasinya,” tegas Hamka

Hamka kembali mengingatkan serapan anggaran sangat penting karena akan berpengaruh pada alokasi anggaran dari pusat. Selain itu, juga bisa mempengaruhi penilaian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Ini yang harus dijaga yah. Saya inginkan Desember semua sudah 94 persen. Ini kita usahakan, kita pacu lagi,” tandasnya. adv(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved