Liga Italia
Inter Milan Tak Berkutik Dihajar Juventus, Nerazzurri Mendadak Cupu saat Lawan Tim Kuat Liga Italia
Inter Milan tak berkutik dalam duel melawan Juventus pada Minggu (6/11/2022) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Penulis: Ananda Putri Octaviani | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatih-Inter-Milan-Simone-Inzaghi-dan-para-pemainnya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Inter Milan tak berkutik dalam duel melawan Juventus pada Minggu (6/11/2022) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Diketahui, Juventus sukses membuat Inter Milan tak berkutik di matchday pekan-13 Liga Italia 2022-2023.
Laga Juventus vs Inter Milan itu berakhir dengan skor 2-0.
Baca juga: Tuntutan Gaji Ismael Bennacer di Kontrak Baru AC Milan Bikin RedBird Capital Pikir-pikir
Baca juga: Real Madrid Juga Incar Striker Borussia Dortmund, Bagaimana Kabar Transfer Endrick?
Juventus berhasil memperoleh poin penuh lewat gol Adrien Rabiot (menit ke-26) dan berhasil dilengkapi oleh Nicolo Fagioli (84').
Inter Milan dalam laga tandangnya ini dipaksa menerima kenyataan atas kekalahannya, padahal statistik Nerazzurri sebenarnya lebih unggul.
Inter Milan memiliki 53 persen penguasaan bola, bahkan mendapatkan peluang yang cukup banyak dengan 14 percobaan dan 4 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Ini berbeda dengan Juventus yang hanya meraih 8 peluang dengan 3 yang tepat sasaran.
Juventus memiliki kekuatannya sendiri, terbukti dari 3 percobaan tepat sasaran itu, hanya 1 yang gagal memberi angka.
Peluang yang gagal itu bahkan masuk ke gawang, namun dianulir wasit.
Dalam laga itu, Inter Milan mulanya menjadi tim yang membuka peluang.
Hakan Calhanoglu melesakkan sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti tepat ke tangkapan Wojciech Szczesny yang menjaga gawang Juventus saat menit ke-11 laga itu berlangsung.
Di menit ke-26 giliran Edin Dzeko yang mengancam gawang Juventus.
Sayang, sundulannya dari umpan sepak pojok Lautaro Martinez berhasil digagalkan Szczesny.
Hingga babak turun minum, kedua tim masih dalam posisi seri 0-0 tanpa satu golpun tercipta.
Baca juga: Bicarakan Rafael Leao, Fikayo Tomori Sebut Ada Sosok Thierry Henry dalam Diri sang Striker AC Milan
Di babak kedua, Juventus yang mengubah pola permainan sukses mencetak gol pertama di laga itu.
Itu terjadi di menit ke-52, dimana Adrien Rabiot berhasil menyambar umpan tarik ke tengah kotak penalti dari Filip Kostic.
Kostic memiliki peran penting di gol itu, dimana ia sukses membuat lini pertahanan Nerazzurri kewalahan mengejarnya yang berlari kencang dalam serangan balik Juventus.
Selanjutnya, Kostic benar-benar menjadi momok bagi Inter saat kembali berperan penting dalam gol kedua Juventus pada menit ke-62.
Ia melayangkan sepak pojok yang sukses disambar Danilo yang mencetak gol akrobatik dengan menggunakan betis kirinya.
Sayangnya, gol Danilo itu dianulir oleh wasit setelah melihat dari VAR dimana dianggap handball terlebih dahulu.
Setelahnya, Inter Milan sempat mendapatkan peluang matang melalui Lautaro Martinez dari skema serangan balik.
Sayangnya peluang yang didapat anak asuh Simone Inzaghi yang berlangsung di menit ke-74 itu kembali gagal.
Tendangan kaki kanan Martinez tak bisa bersarang ke gawang Juventus karena sukses diblok oleh Szczesny.
Serangan kembali berbalas serangan, dimana pada menit ke-85 Juventus akhirnya kembali menambah angka.
Wonderkid Juventus, Nicolo Fagioli berhasil meneruskan umpan Kostic dari Angel Di Maria.
Fagioli yang berdiri bebas tanpa kawalan melepaskan tendangan kaki kanannya, membuat Juventus semakin unggul.
Gol ini adalah yang perdana bagi Fagioli di Serie A ketika dirinya starter, sekaligus menjadi momen bersejarah baginya.
Baca juga: AC Milan Lepas Rafael Leao di Bursa Transfer 2023, Chelsea dan Man City Siap Rebutan sang Striker
Atas kemenangan itu, Juventus kini naik ke urutan kelima papan klasemen Liga Italia.
Juventus saat ini mengoleksi 25 poin hasil dari 7 kemenangan, 4 kali imbang, dan 2 kekalahan.
Sementara Inter Milan mau tak mau harus turun kembali ke urutan 7 klasemen dengan 24 poin dari 8 kemenangan sepanjang musim Serie A hingga kini.
Sebagaimana dikutip dari Tribunnews, Inter Milan seolah tak mampu memberi perlawan saat harus berhadapan dengan tim kuat di Liga Italia musim 2022-2023 ini.
Lihat saja, Inter Milan terus kalah tiap kali berhadapan dengan tim rivalnya di Liga Italia.
Total ada 5 kekalahan yang mewarnai perjalanan berliku Inter Milan selama Liga Italia musim 2022-2023 ini berlangsung.
Dimana kelima kekalahannya itu mayoritas didapat Nerazzurri dari duelnya dengan tim rival yang kuat.
Dalam empat dari lima kekalahan, Inter Milan tercatat sudah bertekuk lutut dari Lazio, AC Milan, AS Roma dan Juventus pada musim ini.
Sebagai juru taktik, Inzaghi pun menyadari timnya tengah merasa frustrasi setelah kalah melawan Juventus.
Kami harus bekerja lebih keras dalam hal taktik dan mental," akui Inzaghi dilansir Sempre Inter.
"Kekalahan ini terasa berat dan menyakitkan, karena melawan salah satu pesaing kami,"
"Tahun lalu, mungkin kami menang walaupun tak pantas, kekalahan ini benar-benar membawa kekecewaan,"
"Apalagi kami tidak mencetak gol sama sekali setelah melakukan hal tersebut selama 24 pertandingan berturut-turut sebelumnya," tambahnya.
Baca juga: 6 Tim Ini Mungkin Jadi Lawan Inter Milan di 16 Besar Liga Champions, Ada Chelsea hingga Real Madrid
Ia menilai Inter Milan tak seharusnya kalah melawan tim rivalnya.
"Kami seharusnya tidak kalah setelah pertandingan berjalan seperti musim ini, kami terburu-buru dan kehilangan kesatuan," akui Inzaghi.
"Di pertandingan lain kami seharusnya tidak sampai kalah lima kali musim ini,"
"Sebagaimana misal saat kalah melawan Udinese dan AS Roma, padahal di tahun sebelumnya biasanya kami menang atau imbang," tukasnya.
(TribunGorontalo.com)