Termasuk Kepemilikan oleh Erick Thohir, Marotta: Kepemilikan Asing Bantu Inter dan AC Milan Bertahan
Jual ke Erick Thohir, CEO Inter Milan Beppe Marotta sebut kepemilikan asing bisa berikan keberlanjutan untuk klub seperti Inter Milan dan AC Milan.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Kepemilikan asing dianggap mampu memberikan keberlanjutan untuk klub seperti Inter Milan dan AC Milan.
Hal itu diungkapkan oleh sang CEO Inter Milan, Giuseppe Beppe Marotta saat mengungkapkan pendapatnya tentang pekerjaan pemilik klub asing di Italia.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Football Italia pada Jumat (14/10/2022), kedua klub Milan baik AC Milan maupun Inter Milan telah memiliki pemilik asing selama satu dekade atau kurang sekarang.
Yakni dengan pemilik jangka panjang Nerazzurri oleh Massimo Moratti menjual ke konsorsium Indonesia yang dipimpin oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada 2013.
Baca juga: Kembalikan Kejayaan AC Milan, Stefano Pioli Bakal Dihadiahi Rossoneri Kontrak Baru yang Lebih Lama?
Sementara itu kepemilikan asing Rossoneri dijual ke Li Yonghong pada tahun 2017.
AC Milan dan Inter Milan mengalami ketidakstabilan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya menemukan konsistensi selama beberapa tahun terakhir.
Meskipun situasi keuangan Inter tampaknya selalu genting bagi AC Milan dan Inter Milan.
Berbicara di acara penelitian 'Brave New Sport', Marotta juga membahas perbedaan antara bekerja dengan pemilik Italia di Juventus dan pemilik asing dengan Inter Milan.
Baca juga: Seri Lawan Barcelona, Posisi Inter Milan di Liga Champions Belum Aman, Ini Skenario Agar ke 16 Besar
“Jika pertanyaannya mengacu pada transisi Juventus-Inter, Juve memiliki kepemilikan yang telah berlangsung selama seratus tahun dan menciptakan nilai tambah yang sulit dimiliki di tempat lain, seperti kepemilikan dan perencanaan." ungkap Marotta.
Marotta menyebut bahwa situasi di Inter Milan sempat tak stabil karena pergantian pemilik sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 8 tahun.
“Di Inter, tiga pemilik telah berganti dalam delapan tahun, jadi ada ketidakstabilan yang menyebabkan kelelahan yang lebih besar." sebut Marotta.
Meski begitu, lanjut Marotta, kepemilikan asing juga membawa keuntungan yang bisa memberikan keberlanjutan klub seperti Inter Milan ataupun AC Milan.
Baca juga: Prediksi dan Peluang Laga Serie A AC Milan Vs Verona, Disertai Riwayat 5 Pertandingan Terakhir
"Tapi ada baiknya kepemilikan asing sudah datang, karena telah memberikan keberlanjutan bagi klub seperti Inter Milan dan AC Milan." jelas Marotta.
“Keluarga Zhang telah melakukan banyak upaya dengan mengucurkan 800 juta euro ke Inter, yang bukan hal kecil. Kemudian Anda harus tahu bagaimana membuat tim pemenang, bahkan di belakang layar dengan manajemen.” tambahnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Inter-Milan-merayakan-selebrasi-kemenangan-atas-Torino-di-Liga-Italia.jpg)