Jumat, 13 Maret 2026

Patut Ditiru! Setiap Kamis Pegawai Kemenag Gorontalo Komunikasi Pakai Bahasa Gorontalo

Sebab, setiap hari Kamis, pegawai Kementerian Agama Kota Gorontalo diwajibkan berbahasa Gorontalo.

Tayang:
zoom-inlihat foto Patut Ditiru! Setiap Kamis Pegawai Kemenag Gorontalo Komunikasi Pakai Bahasa Gorontalo
TribunGorontalo.com/free
Buku Bahasa Gorontalo yang diajarkan kepada siswa Sekolah Dasar di Kota Gorontalo. Banyak materi yang sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini (Rosyid Azhar) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Upaya pelestarian bahasa Gorontalo rupanya juga dilakukan jajaran Kementerian Agama Kota Gorontalo.

Sebab, setiap hari Kamis, pegawai Kementerian Agama Kota Gorontalo diwajibkan berbahasa Gorontalo.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Misnawaty S Nuna, ia mewajibkan pegawainya pakai bahasa Gorontalo untuk pelestarian bahasa tersebut,. 

Apalagi kata dia, ini juga dalam rangka pelestarian kearifan lokal sebagai komponen program mandatory presiden yakni, moderasi beragama.

“Kearifan lokal harus terus kita budayakan, kita jaga agar bahasa Gorontalo ini dari generasi ke generasi terus terawat dengan baik,” ujar Misnawaty Nuna.

Gorontalo sebagai provinsi memiliki empat varian bahasa; Suwawa, Bolango, Atinggola, dan Gorontalo. 

Sayangnya, keempat bahasa ini disebut dalam kondisi minor. Artinya, kini penutur empat bahasa itu jumlahnya merosot. 

Disebutkan dalam jurnal berjudul “Pemertahanan bahasa-bahasa Minoritas di Provinsi Gorontalo untuk mengangkat Budaya Lokal”, penutur empat bahasa ini tidak lebih dari 20 ribu orang. 

Kendati, bahasa-bahasa minoritas di Gorontalo berfungsi sebagai bahasa budaya untuk mengangkat budaya Gorontalo ke tingkat yang lebih tinggi ke tingkat nasional/internasional dan pembentuk karakter masyarakat Gorontalo. 

Karena itu, perlu ada upaya pemertahanan secara sistematis dan terencana perlu dilakukan agar bahasa-bahasa minoritas di Gorontalo tetap digunakan sebagai bahasa budaya, identitas, jati diri, warisan leluhur, dan pembentuk karakter masyarakat, khususnya para generasi muda. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved