Liga 3 Gorontalo Resmi Dihentikan Sementara
Liga 3 Gorontalo resmi dihentikan sementara oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo, Kamis (6/10/2022).
Penulis: Husnul Puhi |
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Liga 3 Gorontalo resmi dihentikan sementara oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo, Kamis (6/10/2022).
Pemberhentian Liga 3 Gorontalo merupakan buntut insiden di Stadion Kanjuruhan sampai menewaskan ratusan korban jiwa.
Menurut surat dari Asprov PSSI Gorontalo, Liga 3 Gorontalo diberhentikan sampai batas waktu belum ditentukan.
Surat dikeluarkan pada Rabu (5/10/2022), itu ditujukan kepada klub-klub peserta Liga 3 Gorontalo.
"Sebagaimana disebutkan, menindak lanjuti surat PSSI nomor: 4114/UDN/2630/IX-2022 tertanggal 4 Oktober 2022 dengan perihal penghentian sementara kopetisi dan atas dasar azas kemanusiaan untuk menghormati korban insiden pasca pertandingan liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Asosiasi PSSI Provinsi Gorontalo menyampaikan Pengentian Sementara Kompetisi Liga 3 Piala Gubernur tahun 2022 sampai dengan batasan waktu yang akan disampaikan kemudian."
Surat tembusan Sekjend PSSI (Sebagai Laporan), Askan/Askor Se-Gorontalo, Arsip dan ditandatangani langsung Ketua Asprov PSSI Gorontalo Lahmudin Hambali.
Baca juga: Lolos Babak 16 Besar Liga 3 Gorontalo, Romy Malanua Sanjung Tim Persital
Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikan bahwa liga 1,2 dan 3 diberhentikan untuk sementara waktu.
Pemberhentian liga-liga di Indonesia itu dihentikan sampai Presiden RI menyatakan bisa dinormalisasi.
Mahfud yang juga sebagai Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), mengatakan pemberhentian kompetisi sepak bola Liga Indonesia itu merupakan penekanan dari TGIPF dan telah disetujui oleh Menteri Pemuda dan Olahraga.
"TGIPF ini juga menekankan dan disetujui oleh Menpora, bahwa semua kegiatan yang berpayung PSSI, terutama Liga 1, 2, dan 3 supaya dihentikan," ujar Mahfud dalam keterangan pers, Rabu (5/10/2022).
Menurut Mahfud, penghentian tersebut dilakukan sampai Presiden Joko Widodo menyatakan kondisi persepakbolaan di Indonesia bisa dinormalisasi.
Bentuk normalisasi itu akan bergantung pada hasil kerja TGIPF yang saat ini sedang berjalan.
Tim TGIPF tersebut akan bekerja selama dua minggu sampai 1,5 bulan, dengan anggota sebanyak 13 orang dan dipimpin langsung oleh Mahfud MD. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Surat-Asprov-PSSI.jpg)