Temukan Warga Tak Pakai Helm di Operasi Zebra Otanaha, Polisi Gorontalo Beri Helm Gratis

Pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Kota membagikan sepuluh Helm SNI secara gratis untuk warga kedapatan tak memakai helm.

Editor: Fajri A. Kidjab
tribratanews
Personil Polres Gorontalo Kota membagikan helm gratis kepada masyarakat, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Kota membagikan sepuluh Helm SNI secara gratis untuk warga kedapatan tak memakai helm, Selasa (4/10/2022).

Mengutip dari Tribratanews, Satlantas Polres Gorontalo Kota saat itu tengah melaksanakan operasi sistem Hunting atau melakukan tindakan langsung atas pelanggaran kasat mata dalam Operasi Zebra Otanaha 2022 hari kedua.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi Lantas (KBO), Iptu Willem Hot Pilat mengatakan, pihaknya menemukan pengendara di bawa umur.

Sehingga orang tuanya dinasihati agar mengawasi anak mereka berkendara.

Ratusan personel gabungan mengawal Operasi Zebra Otanaha 2022 di Gorontalo. Polisi akan fokus pada edukasi dibanding penilangan.
Ratusan personel gabungan mengawal Operasi Zebra Otanaha 2022 di Gorontalo. Polisi akan fokus pada edukasi dibanding penilangan. (TribunGorontalo.com/WawanAkuba)

"Kalau bisa, jangan diberikan kenderaan kepada anak yang belum cukup umur atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM),” kata Willem dikutip TribunGorontalo.com dari Tribratanews.

Adapun titik pusat operasi Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Kota yaitu, Jl Panjaitan, Jl Dewi Sartika dan Jl Jaksa Agung Suprapto.

Diketahui, sejak 3 Oktober hingga 16 Oktober 2022,  seluruh satuan kepolisian Lalu Lintas Gorontalo akan menggelar operasi Zebra Otanaha 2022.

Baca juga: Lengkapi Surat Kendaraan, Senin 3 Oktober Nanti Ada Operasi Zebra Otanaha di Gorontalo

Menurut Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika, ratusan personel Polri ini dalam Operasi Zebra Otanaha akan mengedepankan edukasi, persuasif, dan humanis. 

Operasi Zebra Otanaha 2022 juga didukung oleh teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Helmy menambahkan kegiatan operasi zebra yang digelar bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, menurunkan angka pelanggaran dan meningkatkan pemahaman dalam tertib berlalu lintas. 

"Tindakan yang dilakukan petugas dalam operasi ini adalah sisi edukasi, sosialisasi serta aspek aspek sifanya humanis, untuk penegakan hukum," tambah Helmy.

Irjen Pol Helmy menguraikan, secara persentase, terjadi penurunan angka kecelakaan hingga 92 persen dari 2020 ke 2021. 

Pada 2020 terjadi 39 kasus kecelakaan, sementara ada 2021 hanya tercatat ada 3 kasus kecelakaan.

Sementara di sisi pelanggaran lalu lintas, terjadi peningkatan 245 kasus atau naik 15 persen dari tahun 2020 ke 2021. 

Tercatat pada 2020 ada 1.615 kasus pelanggaran, sementara pada 2021 terjadi 1.860 pelanggaran lalu lintas. 

“Sehingga perlu upaya persuasif dengan sosialisasi maupun upaya tegas dan terukur melalui penegakan hukum guna upaya jera para pelanggar,” tutup Helmy Santika. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved