Breaking News:

Pemerhati Sejarah Ungkap Gorontalo Miliki Pancasila Lebih Dahulu dari Indonesia

Hal itu disampaikan Ali Mobiliu, saat bedah bukunya berjudul Momu'ato, diprakarsai pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Unisan

Editor: Fajri A. Kidjab
TribunGorontalo.com
Ali Mobiliu menyebut Gorontalo juga punya Pancasila bernama Payu Limo Totalu. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ali Mobiliu, Pemerhati Sejarah Gorontalo mengatakan, daerah Gorontalo tidak hanya merdeka lebih awal dari Indonesia, namun telah memiliki Pancasila atau dikenal Payu Limo Totalu (Lima Prinsip dasar yang harus dihayati).

Hal itu disampaikan Ali Mobiliu, saat bedah bukunya berjudul Momu'ato, diprakarsai pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ichsan Gorontalo.

Menurutnya, masyarakat di Gorontalo sejak abad 16 sudah melahirkan prinsip dasar seperti Pancasila.

Ali melanjutkan, Payu Limo Totalu terdapat lima dasar diantaranya, Bangusa Talalo (Bangsa ini harus dijaga), Lipu Podudualo (Negeri ini dibela), Nyawa Podungalo (Nyawa harus dipertaruhkan untuk Gorontalo), Batanga pomaya (Jiwa dan Raga harus diabdikan di Gorontalo), dan Upango Potombulu (Harta harus diwakafkan untuk kemanusiaan).

“Itulah lima sila dalam Pancasila di Gorontalo, jadi masyarakat Gorontalo harus bangga, dan tidak perlu malu sebagai warga yang lahir dari daerah ini,” kata dia.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ichsan Gorontalo undang penulis buku Momu'ato, Ali Rabu (28/9/2022).
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ichsan Gorontalo undang penulis buku Momu'ato, Ali Mobiliu, Rabu (28/9/2022). (TribunGorontalo.com)

Kata Ali, Tidak hanya dari segi sejarah, namun banyak orang Gorontalo telah jadi tokoh besar di kancah nasional, sehingga tidak alasan bagi masyarakat Gorontalo merasa minder dari kota besar lainnya.

“Dimana pun berada tetaplah melestarikan Bahasa Gorontalo. Hanya saja kita tidak diberikan ruang sebagai daerah adat,” tukasnya.

Ali juga mengungkapkan, Jika di kerajaan Majapahit ada Sumpah Palapa, di Gorontalo juga ada Sumpah Pogambango yang tertulis “Keturunan-keturunanku suatu saat nanti akan menjadi pemimpin di Negeri ini” yang tercetus di tahun 1385 di jaman Pemerintahan Raja Mooduto.

“Hal ini tentu menjadi spirit kita untuk tetap bangga menjadi masyarakat Gorontalo,” ucap Ali.

 

 

(TribunGorontalo.com)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved