UT Gorontalo
Sistem Kuliah Berbasis Audio di UT Gorontalo Permudah Mahasiswa Tunanetra
Misalnya menghadirkan sistem kuliah berbasis audio. Ini memudahkan mahasiswa tunanetra menerima materi.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Universitas Terbuka (UT) Gorontalo mencoba beradaptasi dengan segala kemampuan mahasiswa.
Misalnya menghadirkan sistem kuliah berbasis audio. Ini memudahkan mahasiswa tunanetra menerima materi.
Direktur UT Gorontalo, Andi Suci Anita mengatakan, meski sistem audio, namun tidak dibuat seperti suara robot.
Mata kuliah berbasis audio memang didesain seperti mendengarkan dosen menjelaskan atau berbicara. Jadi memang benar-benar suara dosen.
“Kalau melalui audio yang disampaikan robot tentu sangat jelas intonasi ucapannya, misalkan tanda baca yang disampaikan robot tentu agak lain ucapannya, namun di UT materi yang menggunakan Audio asli seperti halnya suara asli para dosen pengajar,” tegas Andi.
Menurut Andi, mata kuliah berbasis audio memang dibutuhkan saat ini. Tidak cuma penyandang disabilitas, namun untuk mahasiswa yang ingin tetap bisa belajar sambil bekerja.
Terlepas dari hal itu, sebetulnya beber Andi, saat ini di UT Gorontalo juga ada mahasiswa tunanetra. Mereka memiliki kemampuan akademik yang kompetitif. IPK mencapai 3,5.
“Alhamdulillah mereka bisa menggunakan layanan ini dengan baik terbukti dari nilai yang diperoleh,” jelasnya.
Diketahui, UT Gorontalo kembali menggelar OSMB secara hybrid, Kamis (22/9/2022). Sebagian mahasiswa mengikuti langsung di Aula UT Gorontalo, sementara lainnya mengikuti dari tempat masing-masing melalui virtual.
OSMB kali ini dibuka langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Marten Taha. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/22092022_Kuliah-audio.jpg)