Minggu, 8 Maret 2026

Pemkot Gorontalo

Pengendalian Inflasi oleh Marten Taha Dipuji Airlangga: Terbaik Se-Sulawesi

Karena itu, kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Gorontalo di tangan Wali Kota Marten Taha, mendapat penghargaan ketiga kalinya. Bahkan,

Tayang:
zoom-inlihat foto Pengendalian Inflasi oleh Marten Taha Dipuji Airlangga: Terbaik Se-Sulawesi
TribunGorontalo.com/free
Marten mengungkapkan, pencapaian TPID Award yang diraih ketiga kalinya adalah bukti keuletan Pemkot Gorontalo dalam menjaga inflasi daerah agar kehidupan warga tetap sejahterah. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pengendalian inflasi Kota Gorontalo oleh Wali Kota Marten Taha dipuji Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Karena itu, kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Gorontalo di tangan Wali Kota Marten Taha, mendapat penghargaan ketiga kalinya. Bahkan, jadi terbaik Se-Sulawesi. 

Ini artinya, pada tahun 2022 ketiga kalinya secara berturut-turut, Walikota Gorontalo Marten Taha menerima penghargaan nasional atas kinerja TPID. 

Kiat dan kinerja TPID Kota Gorontalo dinilai ampuh mengatasi lonjakan inflasi daerah. Terlebih di tengah goyahnya perekonomian global akibat krisis energi, kerawanan pangan hingga munculnya pandemi Covid-19 yang melanda dunia selama tahun 2021.

Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto kepada Marten Taha dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Menurut Marten Taha, tidak mungkin TPID Kota Gorontalo bisa meraih penghargaan tanpa inovasi. Sejumlah inovasi itu ia beberkan seperti menjaga ketersediaan pangan, khususnya di sektor perikanan.

Pada sektor perikanan, Pemkot Gorontalo mengimplementasikan gagasan keterpaduan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan perikanan budidaya yang dikemas lewat program Moheyinga To'ponula (M Top).

Dasar kegiatan tersebut yakni Perda Nomor 9/2019 yang antara lain berisi larangan kegiatan budidaya ikan sistem jaring apung di Danau Limboto.

"Ini ikut berguna menopang upaya pengendalian inflasi di Kota Gorontalo karena arah program Moheyinga To'ponula bertalian  dengan pangan strategis.

Tujuan program ini yakni menjaga pasokan ikan air tawar di pasar tradisional, menjaga kestabilan ikan pada umumnya, meningkatkan petani pembudidayaan ikan serta menjaga ketersediaan protein hewan bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam perkembangannya saat ini, program MT Top diperkuat lagi dengan penambahan 24 unit bioflok yang dioperasikan di 17 titik di tiga kecamatan. 

Melalui teknologi Bioflok, warga dapat mendaur ulang limba untuk dijadikan nutrisi bagi pakan ikan. Hasilnya pun, produksi ikan air tawar makin melonjak.

Marten mengatakan, Pemkot Gorontalo juga telah melakukan usaha ekstra untuk mengendalikan inflasi daerah dengan menjalankan strategi 4 K. 

Sistem yang dibangun melalui strategi 4 K direalisasikan melalui : pertama, Ketersediaan pasokan. 

Realisasinya diwujudkan dengan pemberian bantuan sarpras pertanian seperti bibit jagung dan padi, buffer stock cabe dan pendistribusian bantuan sarpras perikanan dan peternakan. Kedua, Kelancaran distribusi. 

Strategi ini dilakukan melalui monitoring  dan pengawasan bahan kebutuhan pokok, mengadakan toko akses pangan, dan pemberian bantuan BBM solar bagi nelayan. 

"Bahkan, kepada nelayan, kita juga membagikan bantuan mesin katinting, genset coolboks hingga jaket tuna," kata Marten.

Marten mengatakan, langkah yang telah diinstruksikan pemerintah pusat berupaya direalisasikan dengan baik oleh Pemerintah Kota Gorontalo. 

Upaya itu pun sejauh ini cukup efektif  menjaga stabilitas harga komoditas pangan dan inflasi bisa dikendalikan. Terbukti data yang dirilis Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo hingga bulan Agustus 2022, inflasi di Kota Gorontalo cukup terkendali. Inflasi Kota Gorontalo berada di angka 3,98. 

Marten mengungkapkan, pencapaian TPID Award yang diraih ketiga kalinya adalah bukti keuletan Pemkot Gorontalo dalam menjaga inflasi daerah agar kehidupan warga tetap sejahterah. 

Namun, ia berpesan agar prestasi tersebut tidak membuat jajaran Pemkot Gorontalo dan unsur TPID berpuas diri. 

Sebaliknya, perlu menjadi motivasi untuk lebih giat bekerja menjaga stabilitas inflasi agar tidak berdampak pada daya beli masyarakat. 

"Keberhasilan ini harus terus kita pertahankan dengan kerja yang sungguh-sungguh. Apalagi kini, menjaga inflasi menjadi fokus utama pak Presiden. Kita berikhtiar untuk kesejahteraan warga," kata Marten. ADVERTORIAL (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved