Jumat, 13 Maret 2026

Aksi Mahasiswa Limboto

Mobil Raisa Selalu Hadir di Tengah Massa Aksi Demonstrasi Gorontalo, Ini Gunanya

Meski kehadirannya selalu ada di tengah massa aksi, namun rupanya belum banyak yang tahu fungsi dari mobil ini. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Mobil Raisa Selalu Hadir di Tengah Massa Aksi Demonstrasi Gorontalo, Ini Gunanya
TribunGorontalo.com
Mobil Raisa memiliki 'nyanyian' yang membuat telinga sakit. Mobil ini memang didesain untuk mengurai massa aksi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Jika diperhatikan, di setiap ada aksi demonstrasi yang berisiko ricuh, kepolisian Gorontalo juga mengarahkan mobil Raisa.

Meski kehadirannya selalu ada di tengah massa aksi, namun rupanya belum banyak yang tahu fungsi dari mobil ini. 

Raisa yang ini bukanlah penyanyi yang terkenal. Raisa ini adalah akronim "pengurai massa", yaitu mobil yang dilengkapi teknologi untuk mengurai massa jika terjadi kerusuhan. 

"(Teknologi) mulai dari kamera video, alat komunikasi, alat pengeras suara, dan peralatan taktis pendukung lainnya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo dikutip dari kompas.com. 

Dedi menyampaikan, mobil taktis tersebut berpusat di Markas Besar Kepolisian, kemudian didistribusikan ke polda (kepolisian daerah) di seluruh wilayah Indonesia.

Penyebaran mobil taktis Raisa ini didasarkan pada analisis data kasus unjuk rasa secara kualitatif ataupun kuantitatif. 

Mabes polri memberikan bantuan kendaraan tersebut ke wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. 

"Untuk tiap-tiap Polda di luar Jawa sudah dikirim satu unit. Sedangkan polda-polda di Jawa atau polda tipe A, ada beberapa unit atau lebih dari dua unit," ujar Dedi.

"Operator dari seluruh Polda yang mengawaki juga sudah dilatih di Mabes," tuturnya. 

Mobil Raisa ini juga merekam secara visual seluruh kejadian untuk melaporkan situasi di suatu tempat.

Sebelumnya diketahui, pada 9 September 2022 kemarin, mahasiswa yang mengaku dari Aliansi Merah Putih menggelar aksi. 

Karena tak mau bubar di pukul 18.00 Wita, kepolisian pun mengerahkan satu mobil Raisa dan water canon. 

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ardi Rahananto menggunakan pelantang di mobil Raisa untuk meminta mahasiswa mundur.  (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved