3 Alasan Karir Marco Asensio di Real Madrid Sudah Berakhir
Pelatih Real Madrid lebih pilih memasukkan Carvajal, membuat Asensio tak terima. Ia melempar rompi dan menendang tanah
TRIBUNGORONTALO.COM - Marco Asensio tertangkap kamera ngambek di bangku cadangan Real Madrid.
Pelatih Real Madrid lebih pilih memasukkan Carvajal, membuat Asensio tak terima. Ia melempar rompi dan menendang tanah, setelah mengambil pemanasan.
Bahkan, saat Real Madrid tengah unggul 3-1, wajah Asensio masih tampak kesal.
Seusai pertandingan, Carlo Ancelotti mengaku mengerti keadaan Asensio.
Pelatih Los Blancos mengatakan, Asensio tidak diturunkan, karena Lucas Vasquez cedera.
"Saya paham dengan kemarahan Marco. Saya mengerti alasan kenapa dia marah," jelas Ancelotti.
Pilihan terakhir
Asensio musim ini belum mencatatkan satu pun penampilan sebagai starter di La Liga atau Liga Champions.
Dilansir dari AS, pemain 26 tahun jadi pilihan terakhir Ancelotti dalam daftar prioritas pemain sayap.
Dia kini di belakang Vinicius Jr, Fede Valverde, Rodrygo dan Hazard.
Cedera mengubah dirinya
Asensio bukanlah atlet pertama yang mengalami cedera ligamen anterior dan kemudian kembali sebagai pemain berbeda.
Permainannya berubah sebagai akibat dari sedikit kehilangan kecepatan yang membuatnya menonjol.
Baca juga: Real Madrid Kembali ke Puncak Klasemen La Liga: Ruediger dan Rodrygo Killing the Game
Itu turun menjadi 3,03 dribel per 90 menit pada 2021/22, dari 5,13 di musim 2018/19 berdasarkan data Sam Leveridge.
Asensio bukan lagi pemain yang bisa menembus pertahanan dan maju dengan cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Marco-ngambek.jpg)