Liga Champions
Inter Milan Babak Belur Dihajar Bayern, Inzaghi Gagal Pimpin Pasukan Nerazzurri, Gak Dipecat?
Sebelum harus mengakui kekalahan atas Bayern Munchen, Inter Milan lebih dulu dibuat babak belur oleh AC Milan dalam laga Liga Italia.
Penulis: Ananda Putri Octaviani | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Inter-Milan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Laga antara Inter Milan Vs Bayern Munchen pada Kamis (8/9/2022) dini hari WIB berakhir kekalahan bagi pasukan Simone Inzaghi.
Inter Milan harus merasakan pahitnya kekalahan 2-0 atas Bayern Munchen dalam pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions 2022-2023 itu.
Inter Milan babak belur dari Bayern Munchen di rumahnya sendiri, di Stadion Giuseppe Meazza.
Baca juga: Debut Sergino Dest di AC Milan Diwarnai Raut Frustasi Davide Calabria, Begini Strategi Stefano Pioli
Baca juga: Big Match Inter Milan vs Bayern Muenchen, Martinez Jadi Tumpuan, Akankah Nerazzurri Raih Poin Penuh?
Sebagaimana dilansir TribunGorontalo dari BolaSport.com yang mengutip SofaScore, Inter Milan hanya mencatatkan 44 persen penguasaan bola.
Sementara sisanya, yaitu 56 persen, dikuasai Bayern Munchen.
Dari segi peluang, Inter Milan mencatatkan 9 tembakan dengan 2 yang tepat sasaran.
Sementara sang lawan sukses dengan 20 peluang dimana 11 tembakannya mengarah ke gawang.
Dalam laga, Bayern Munchen berhasil menjebol gawang Inter Milan di menit ke-25 dengan sepakan kaki Leroy Sane.
Hal ini membuat Bayern Munchen unggul 1-0 atas Inter Milan di babak pertama.
Skor selanjutnya adalah keberuntungan, dimana pada menit ke-66 Bayern Munchen membobol gawang Inter Milan berkat gol bunuh diri D'Ambrosio, membuat Inter harus mengakui kekalahannya.
Terkait kekalahan anak-anak asuhnya, Simone Inzaghi mengungkapkan bahwa Nerazzurri terlalu tegang di 20 menit pertama.
Baca juga: AC Milan Ditahan Imbang RB Salzburg, Stefano Pioli Akui Grup E Liga Champions Tak Sesuai Ekspektasi
Ia bahkan mengakui kehebatan dari Bayern, hingga membuat Inter Milan harus bertekuk lutut.
“20 menit pertama kami agak terlalu tegang, kemudian kami menghadapi tim yang sangat intens, luar biasa, salah satu yang terbaik di Eropa saat ini,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia, sebagaimana dilansir TribunGorontalo dari Tribun Jogja yang mengutip Football Italia.
“Kami seharusnya melakukan yang lebih baik sebagai tim untuk menutupi gol pembuka dari umpan Kimmich."
“Kami melakukan lebih baik setelah itu, menciptakan peluang, tetapi juga membuat terlalu banyak kesalahan teknis dengan bola terakhir."
“Dzeko dan Correa memiliki peluang untuk kembali, tetapi kita membutuhkan penampilan yang sempurna melawan tim dengan level ini dan kami tidak melakukannya," tambahnya.
Meski Inter Milan dua kali mengalami kekalahan beruntun, nyatanya posisi Simone Inzaghi sebagai pelatih Nerazzurri aman dari pemecatan.
Sebelum harus mengakui kekalahan atas Bayern Munchen, Inter Milan lebih dulu dibuat babak belur oleh AC Milan dalam laga Liga Italia.
Bertajuk Derby della Madonnina, AC Milan menghajar Inter Milan dengan raihan skor 3-2.
Tentu, hal ini membuat Simone Inzaghi mendapat sorotan negatif.
Pelatih yang menggantikan Antonio Conte ini diharapkan setidaknya bisa mengulang prestasi pendahulunya, yaitu dengan mempersembahkan gelar juara Liga Italia.
Namun pada musim perdananya membesut La Beneamata, Inzaghi 'hanya' mampu membawa tim Kota Milan finis di urutan kedua.
Sementara kini, di awal musim kedua Inzaghi, Inter Milan malah sudah menuai deretan hasil negatif.
Sebelum kalah dari AC Milan dan Bayern Munchen, Inter lebih dulu menelan hasil minor perdana atas Lazio pada pekan ke-3 Serie A (3-1).
Baca juga: Big Match Inter Milan vs Bayern Muenchen, Martinez Jadi Tumpuan, Akankah Nerazzurri Raih Poin Penuh?
Kritik pun bermunculan, terutama pada sisi pertahanan.
Bagaimana tidak, dari dua laga terakhir, gawang Inter Milan sudah terkoyak lima kali.
Situasi ini tentunya memunculkan banyak pertanyaan, termasuk peluang Inter Milan memecat Inzaghi.
Namun, CBS Sports menilai, seperti dikutip dari Super Skor, Inzaghi akan tetap aman.
Pasalnya, ia baru saja memperbarui kontraknya hingga musim 2024.
Sementara keuangan klub sedang tidak baik-baik saja, membuat Inter Milan tidak mungkin memutus kontrak Inzaghi di tengah jalan.
(TribunGorontalo.com)