Sabtu, 11 April 2026

Update Isu BBM Subsidi: Harga Pertalite dan Solar hingga Cara Gunakan MyPertamina

Pemerintah terus berupaya supaya harga Pertalite dan Solar tidak naik. Seandainya harga BBM subsidi naik, pemerintah perlu memberikan jaminan sosial.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Update Isu BBM Subsidi: Harga Pertalite dan Solar hingga Cara Gunakan MyPertamina
Kolase TribunGorontalo.com
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan petugas SPBU. Pemerintah terus berupaya supaya harga Pertalite dan Solar tidak naik. Seandainya harga BBM subsidi naik, pemerintah perlu memberikan jaminan (bantalan) sosial bagi masyarakat yang terdampak. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - PDIP menjamin kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi seperti Pertalite dan Solar adalah opsi terakhir.

Pemerintah terus berupaya supaya harga Pertalite dan Solar tidak naik. Seandainya harga BBM subsidi naik, pemerintah perlu memberikan jaminan (bantalan) sosial bagi masyarakat yang terdampak.

Di lain pihak, Pertamina telah meluncurkan aplikasi MyPertamina supaya Pertalite dan Solar tepat sasaran, menyasar masyarakat yang memerlukan.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai wacana kenaikan BBM tidak akan membuat partai yang dipimpin Ketua Umum Megawati Soekarnoputri itu meninggalkan rakyat kecil.

Baca juga: Di Brunei, BBM Rp 3.800 per Liter: Kenapa Pertalite Indonesia Mahal? Ini Penjelasannya

Hasto mengatakan, PDI Perjuangan akan berpihak kepada rakyat kecil, tetapi melihat aspek-aspek kepentingan yang terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.

"BBM berulang kali kami lakukan sikap tegas, sikapnya bukan personal mendukung atau tidak, tetapi keberpihakan. Jadi, keberpihakan PDI Perjuangan ini, kan, pada wong cilik, kepada marhaen. Tetapi pada saat yang sama, kita melihat kesulitan-kesulitan yang dihadapi pemerintah," kata Hasto di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (2/9/2022).

Doktor Ilmu Pertahanan itu juga mendukung pemerintah mengeluarkan seluruh kebijakan yang pro terhadap rakyat kecil di tengah-tengah wacana kenaikan BBM itu berembus.

"Berikan empowering kepada mereka, memberikan bantalan-bantalan sosial yang membuat mereka bisa melakukan recovering kepada persoalan yang selama dua tahun lebih yang memberatkan rakyat kecil akibat pandemi Covid-19," terangnya.

PDIP, lanjut Hasto, ingin pemerintah mencari lebih dalam soal dampak dari wacana kenaikan BBM itu.

Kemudian, mencari langkah terobosan lain sebelum menerapkan harga kenaikan BBM.

"Itu adalah opsi paling terakhir, jika tidak ada jalan lagi. Itu pun masih harus dilakukan dengan konfrotasi dengan DPR dengan partai politik pendukung Pak Jokowi, sehingga masa-masa yang sulit ini akan dihadapi bersama dan kepentingan rakyatlah yang dikedepankan," jelas Hasto.

Baca juga: Kuota BBM Subsidi Habis Agustus 2022, Kemungkinan Harga Pertalite dan Solar Naik September

Cara Gunakan Aplikasi MyPertamina

Selain melalui link subsiditepat.mypertamina.id, pendaftaran Program Subsidi Tepat untuk membeli Pertalite dan Solar bisa juga dilakukan melalui aplikasi MyPertamina.

Aplikasi MyPertamina bisa di-download di Google Play Store untuk perangkat Android dan App Store untuk perangkat iOS.

Diketahui konsumen solar subsidi dan Pertalite roda 4 harus mendaftarkan kendaraan dan data dirinya melalui website subsidi tepat mulai 1 Juli 2022.

Adapun syarat yang perlu disiapkan untuk mendaftar Program Subsidi Tepat di antaranya KTP, STNK, Foto Kendaraan, dan dokumen pendukung lainnya.

Berikut cara daftar Program Subsidi Tepat di Aplikasi MyPertamina sebagaimana dipraktikkan:

1. Unduh aplikasi MyPertamina di Google Play Store atau App Store atau klik di sini untuk Android dan iOS.

2. Buka MyPertamina, segera ketuk 'Daftar' jika belum memiliki akun.

3. Masukkan nama lengkap, nomor HP, tanggal lahir, Pin, kemudian ketuk 'Daftar'.

4. Login menggunakan nomor HP dan Pin yang tadi didaftarkan.

5. Pada halaman awal, pilih menu 'Daftar & Transaksi' yang memiliki ikon warna biru bertuliskan Subsidi Tepat.

6. Akan muncul dua pilihan, ketuk banner berwarna biru bertuliskan 'Pendaftaran'.

7. Checklist pernyataan yang ada di bawah tombol 'Login', kemudian klik 'Daftar Sekarang'.

8. Lengkapi formulir pendaftaran Subsidi Tepat dengan mengisi data diri dan kontak, Data alamat lengkap, dan pilih subsidi.

9. Isi formulir seperti langkah pendaftaran lewat link subsiditepat.mypertamina.id, lebih lengkapnya bisa klik di sini.

10. Selesai, pendaftaran akan diverifikasi maksimal 14 hari. Hasil verifikasi akan disampaikan melalui email.

Apabila telah menerima email pemberitahuan bahwa pendaftaran telah diverifikasi, segera cek QR Code Subsidi Tepat.

1. Masuk ke aplikasi MyPertamina dengan login menggunakan akun yang telah didaftarkan.

2. Pilih menu 'Daftar & Transaksi' yang memiliki ikon warna biru bertuliskan Subsidi Tepat.

3. Pilih banner berwarna merah bertuliskan 'QR Code Subsidi Tepat'.

4. Pilih tipe costomer sesuai yang telah didaftarkan, kemdian masukkan NIK, Nomor Plat Kendaraan, dan password claim.

5. Kemudian ketuk tombol 'Claim' yang berwarna biru.

6. Akan informasi nama penerima program subsidi lengkap dengan plat nomor dan foto kendaraan.

7. Ketuk informasi tersebut, kemudian muncul QR Code Subsidi Tepat.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Isu Kenaikan Harga BBM Subsidi, PDIP: Itu Opsi Terakhir, Jika Tak Ada Jalan Lagi

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved