Dua Legenda Man United Ragukan Casemiro, Reputasi di Real Madrid Tak Cukup?
Opsi Manchester United untuk merekrut Casemiro dari Real Madrid membuat Wayne Rooney garuk-garuk kepala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rooney-vs-Casemiro.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Opsi Manchester United untuk merekrut Casemiro dari Real Madrid membuat Wayne Rooney garuk-garuk kepala.
Casemiro bergabung Man United, setelah menutup musim 2021/22 dengan gelar UCL kelimanya di Real Madrid.
Casemiro mengaku bersedia tinggalkan Real Madrid, untuk membantu Manchester United.
Ia ingin bermain lagi bersama Cristiano Ronaldo dan bisa memenangkan Liga Premier Inggris.
Menurut Sky Sports, Casemiro menandatangani kontrak empat tahun dengan transfer mencapai 70 juta Poundsterling.
Selama delapan musim, ia telah memenangkan Liga Champions tidak kurang dari lima kali dan mengukuhkan reputasinya sebagai gelandang bertahan terbaik di dunia.
Keputusan the Red Devils memicu banyak reaksi di luar Old Trafford.
Belum lama ini, legenda Man United Wayne Rooney berpendapat, akuisisi Casemiro menunjukkan frustrasi Man United, karena gagal mendapatkan gelandang Barcelona Frenkie de Jong.
Dalam wawancara The Times, mantan manajer Derby County itu prihatin. Sebab, United dianggap punic buying sampai harus merekrut pemain sudah 'berumur'.
“Idealnya, mereka harus merekrut pemain berusia 20-an, dan Casemiro seusia dengan Eriksen. Apakah mereka akan membantu kemajuan klub?”
Rooney menilai ini memang tampak seperti kontrak yang dieksekusi dengan tergesa-gesa.
"Saya tidak akan heran, jika Casemiro pemain prioritas untuk didatangkan ketika ten Hag tiba," akunya.
Di sisi lain, menurut veteran United, Peter Schmeichel, United lebih baik membeli gelandang berpengalaman Liga Premier Inggris.
"Kami telah menandatangani pemain ini, yang mengejutkan saya," kata Schmeichel kepada BBC Sport.
Sejatinya, Frenkie de Jong memang telah diincar United sepanjang musim panas.