Petugas SPBU Gorontalo Siaga Tunggu Pengumuman Kenaikan Harga Pertalite

Kapan dan berapa besar nominal kenaikan harga bahan bakar kendaraan bermotor itu, akan diumumkan langsung Presiden Joko Widodo.

Penulis: Risman Taharuddin | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/RismanTaharuddin
Petugas SPBU Gorontalo bersiaga menunggu pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Begitu harga naik, petugas bergegas ubah harga di nozel. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah pusat berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Premium, Pertalite dan solar, di pekan terakhir Agustus 2022 ini.

Kapan dan berapa besar nominal kenaikan harga bahan bakar kendaraan bermotor itu, akan diumumkan langsung Presiden Joko Widodo.

Di Kota Gorontalo, sejak Minggu (21/8/2022) hingga Senin (22/8/2022) malam, petugas nozel stasiun pengisian bahan umum (SPBU), terus siaga.

"Biasanya sebelum pengumuman, jam 12.00 teng, ada pemberitahuan serentak," kata petugas SPBU 74.962. 27, bundaran Saronde, Kota Gorontalo.

Hal serupa juga terlihat di SPBU No. 74-961-30 Jl Andalas atau Jl John Ario Katili,  Kota Gorontalo.

"Biasanya kalau mau naik, tunggu arahan supervisor lapangan digitalisasi dari Pertamina dan telkom untuk ubah harga di nozel," ujar petugas jaga.

Seorang petugas SPBU lain, bahkan menginfirmasikan dirinya sudah diminta untuk segera siaga untuk berkoordinasi dengan aparat, mengantisipasi aksi massa.

Informasi  viral, nominal kenaikan BBM nonsubsidi dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu. 

Pasalnya Pertalite disebut-sebut akan menjadi Rp 10.000 per liter, atau naik Rp 2.350 dari posisi saat ini Rp 7.650 per liter.

Terakhir Jokowi mengumumkan kenaikan BBM subsidi, delapan tahun lalu, 2014 di awal masa periode pertamanya.

Saat itu Pertalite belum kena subsidi, dan bensin jenis premiun masih ada di SPBU.

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Premium naik 31 persen menjadi Rp8.500 per liter dan solar naik 36 persen menjadi Rp7.500 per liter.

 Sedangkan harga minyak tanah tetap Rp2.500 per liter Senin 17 November 2014 dan berlaku sejak 18 November 2014, jam 00.00 WIB.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menyatakan  harga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax naik Rp 3.500 per liter dari Rp 9.000 kini menjadi Rp 12.500 mulai 1 April 2022 pukul 00.00 waktu setempat. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved