Polda Gorontalo Larang Warga Naik Sepeda Listrik di Jalan Raya, Bisa Kena Sanksi!

Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Gorontalo melarang warga Gorontalo naik sepeda listrik di jalan raya.

Editor: Fajri A. Kidjab
Istimewa
Ilustrasi sepeda listrik 

TRIBUNGONTALO.COM, Gorontalo -  Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Gorontalo melarang warga Gorontalo naik sepeda listrik di jalan raya.

Kombes Arif Budiman Direktur Lalulintas Polda Gorontalo mengatakan, larangan sepeda listrik untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Larangan Polda Gorontalo merujuk pada Sepeda listrik belum ber-Sertifikat Uji Tipe (SUT) oleh Kementerian Perhubungan.

"Kami menghimbau sepeda listrik itu tidak di gunakan di jalanan umum, apalagi di gunakan sebagai sarana transportasi anak-anak kita," Kata Arief, saat di temui TribunGorontalo.com di ruangan Titinepo, Polda Gorontalo, Kamis (18/8/2022).

Selain izin operasional, izin penjualan sepeda listrik tersebut belum ada.

"Selain Izin belum ada, kecepatan yang dimiliki sepeda listrik itu rata-rata memiliki kecepatan yang cukup. Seperti, kendaraan bermotor," tambah Arief.

Ia menghimbau kepada para warga agar menaiki sepeda listriknya hanya pada tempat tempat tertentu, seperti jalur sepeda, tempat wisata atau area perumahan.

"Tidak digunakan di jalan umum, atau jalan raya. Apalagi digunakan sebagai sarana trasportasi, misalnya ke sekolah. Itu sangat berbahaya baik pengunanya dan bagi pengunaa jalan lain," ucapnya.

Pihaknya menegaskan, apabila himbauan tersebut tidak diindahkan, para otoritas akan menegakkan hukum dan prosedur berlaku.

Sebagai informasi, sepeda listrik di atur dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 45 Tahun 2020 tentang kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved